oleh

Napi di Facebook Ngaku Polisi, Pikat Cewek dan Dapatkan Video Syur

BENGKULU- Seorang narapida Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIB Argamakmur laki-laki berinisial, M (34) dijemput penyidik Cyber Ditreskrimsus Polda Bengkulu, Selasa (11/2) sore. Ia tersandung dugaan perkara pelanggaran UU ITE.

Tersangka M ditenggarai telah melakukan pengancaman dan pemerasan terhadap seorang wanita berinisial, W (48). Kronologisnya, berawal dari pertemanan tersangka dengan korban melalui media sosial facebook (FB).

Dalam akun FB tersebut, M mengaku sebagai anggota polisi. Sejak itulah, komunikasi terjalin antar keduanya.

Hubungan tersebut berlanjut melalui aplikasi whatsapp (WA). Hingga sampai ke hal-hal yang lebih intim.

Setelah berhasil mendapatkan video asusila korban tersebut, selanjutnya tersangka mengancam akan menyebarkan jika tak menuruti keinginannya.

Namun korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polda Bengkulu. Dari hasil penyelidikan, diketahui keberadaaan M ini.

Setelah berkoordinasi dengan pihak lapas, M langsung digelandang ke Mapolda Bengkulu untuk diproses hukum lebih lanjut.

“Pelaku dijerat Pasal 45 ayat 4 jo Pasal 27 ayat 4 UU RI No 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU RI No 11 Tahun 2008 Tentang ITE,” sampai Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol. Ahmad Tarmizi melalui Kanit Cyber Ipda. Budi Trisna. (zie/rb)

Komentar

Berita Lainnya