oleh

Nasabah Bank Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin, Ini Tanggapan Herman Deru

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru, angkat bicara masalah penerapan salah satu bank konvensional di Kota Palembang, mewajibkan setiap nasabah yang akan melakukan transaksi yang harus menyertakan kartu vaksinasi tahap dua atau aplikasi PeduliLindungi.

“Mungkin, kejadian itu karena ada kasus, ada penularan di tempat di daerah tersebut, jadi mereka harus ketat,” ucap Deru di Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (13/10).

Deru menuturkan, jika bank tersebut memberlakukan sistem PeduliLindungi kepada nasabah yang ingin melakukan transaksi, maka masyarakat akan lebih sedikit untuk mendatangi bank tersebut untuk melakukan transaksi.

“Kalau mereka lebih ketat seperti itu, semakin sedikit orang yang datang ke sana,” kata Deru.

Hal itu dikarenakan capaian vaksinasi di Sumsel sendiri baru mencapai 30,77 persen untuk vaksin tahap pertama, dan 18,33 persen untuk vaksin tahap kedua. Sedangkan di Kota Palembang sendiri, capaian vaksinasi tahap satu baru menyentuh angka 51,87 persen dan untuk vaksin tahap kedua 34,54 persen.

“Yang demikian sebaiknya dipertimbangkan terlebih dahulu,” ujarnya.

Kendati begitu, Deru tetap mengimbau masyarakat untuk segera melakukan vaksin guna mempercepat vaksinasi, agar di Sumsel seutuhnya bisa mencapai target vaksinasi yang telah ditentukan.

“Saya tak hentinya mengimbau masyarakat, ayo semua bersama kita vaksin,” pungkasnya.

Seperti diketahui, BNI turut mendukung upaya pemerintah untuk menciptakan kekebalan komunal atau herd immunity secepat mungkin dengan mensosialisasikan pentingnya vaksinasi bagi seluruh warga negara kepada para nasabah.

Komentar

Berita Lainnya