oleh

Nazaruddin Kiemas Minta Tantowi Yahya Dijaga

JAKARTA – Kepergian Nazarudin Kiemas membawa duka yang mendalam bagi rekan-rekannya. Baik sesama anggota parlemen di Senayan, maupun bagi pejabat pemerintahan. Pria yang akrab disapa Kak Udin itu juga cukup berjasa bagi kolega-koleganya.

Seperti yang dirasakan Dubes RI untuk Selandia Baru Samoa dan Kerajaan Tonga, Tantowi Yahya. Ia mengenang ceritanya saat maju ke parlemen dari daerah pemilihan Sumsel 2 melalui Golkar. Sementara Nazarudin Kiemas merupakan caleg dari PDIP pada 2009, ia pernah berkampanye di Tanjung Enim yang merupakan sarang PDIP.

“Ketika saya sedang berkampanye door to door, ada beberapa orang dari kampung tersebut, simpatisan PDIP yang telepon Kak Udin. Mengabarkan saya masuk ke wilayah PDIP. Bagi mereka ini tabu. Mereka lantas minta petunjuk apa yang dilakukan terhadap saya yang mereka anggap lancang dan melanggar teritorial,” ceritanya.

Namun dengan bijak Kak Udin meminta orang-orang tersebut untuk tidak melakukan apa-apa terhadap Tantowi Yahya. Bahkan Nazarudin menyebut Tantowi adalah adiknya. Bahkan orang-orang yang merasa terganggu itu malah diminta untuk menjaga keselamatannya hingga selesai kampanye door to door.

“Di sanalah saya melihat kebesaran seorang Nazarudin Kiemas. Dia mengutamakan persaudaraan dibanding kepentingan partai,” ungkapnya. (ran)

Komentar

Berita Lainnya