oleh

Netral, ADO Sumsel Dukung Pemilu Damai

PALEMBANG – Konstelasi politik tahun ini kian memanas memaksa sejumlah elemen masyarakat bersikap.

Tak terkecuali Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Driver Online (DPD ADO) Sumsel.

DPD ADO menegaskan sebagai organisasi yang tidak berpolitik dan tak memihak kepada salah satu parpol, ataupun paslon pada pemilu 2019.

“Sesuai AD/ART organisasi, ADO tidak berpolitik. Artinya kami memilih netral,” tegas Ketua DPD ADO Sumsel, Ahmad Harvin disela acara Deklarasi Pemilu Damai Pilpres dan Pileg 2019 di Gunz Cafe and resto, Senin (21/1)

“Kami tidak melarang anggota kami berpolitik, dengan tidak membawa-bawa nama organisasi,” tambahnya. 

Dikatakan Harvin, dengan dukungan tak kurang dari 6.800 anggota yang terdaftar dan sekitar 18 ribuan driver online secara keseluruhan, DPD ADO Sumsel siap mengawal jalannya pemilu 2019 dengan aman, damai dan sejuk.

Deklarasi ADO menghadirkan komisioner KPUD Sumsel ini juga diisi dialog dan tanya jawab, seputar penyelenggaraan pemilu 2019.

Dialog  berlangsung alot dan tak jarang diwarnai adu argumentasi antara pembicara dengan audiens, yang sebagian besar driver online anggota ADO Sumsel.

Komisioner KPUD Sumsel, divisi hukum dan pengawasan, Hepriyadi mengapresiasi dukungan DPD ADO Sumsel untuk terselenggaranya pemilu aman, damai dan sejuk.

Ia berharap hal yang sama dilakukan elemen masyarakat lain di Sumsel.

“Apabila segenap elemen masyarakat punya tekad yang sama seperti DPD ADO Sumsel target partisipasi pemilih nasional sebesar 77,9 persen bukanlah sebuah keniscayaan bakal tercapai,” imbuhnya.

Sementara, ada 10 butir pernyataan sikap dari DPD ADO Sumsel yang disampaikan pada deklarasi pemilu damai ini.

Diantaranya, menjaga situasi dan dinamika yang kondusif selama penyelenggaraan pemilu 2019.

Agar terjaganya stabilitas dan situasi perpolitikan di Sumsel khususnya dan di Indonesia pada umumnya.(kms)

Komentar

Berita Lainnya