oleh

Nurmala Dewi Seret Pegawai Diknas

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Nurmala Dewi, oknum Kepsek SDN 79 Palembang, yang menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2019 senilai Rp457 juta membantah dakwaan JPU Kejari Palembang.

Hal itu dikatakannya, saat diwawancarai awak media usai gelar sidang perdana di Pengadilan Tipikor Palembang, Kamis (28/10) bahwa terkait dakwaan memperkaya sendiri serta terhadap Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dana BOS.

“Jadi secara tegas saya sampaikan terutama terkait LPJ khususnya di triwulan kedua dana bos itu bukan saya yang buat, melainkan dari pihak Diknas Kota Palembang, namun saat saya minta LPJ itu, pihak dinas tidak memberikan, dan malah dimintai sejumlah uang,” ungkap Nurmala didampingi penasihat ini kepada awak media.

Karena LPJ itu tidak diberikan oleh Dinas Diknas Kota Palembang, lanjut Nurmala, lalu menyuruh gurunya untuk mengambil LPJ tersebut tanpa izin untuk difotokopi guna sebagai arsip sekolah.

Dia juga mengungkapkan, penahanan LPJ tersebut dilakukan oleh seseorang yang diketahuinya bernama Sepri karena atas perintah staf Diknas Kota Palembang bernama Dareni. “Dari Dareni katanya itu petunjuk dari pak Kabid bernama Bahren. Dan itu bukan rahasia umum lagi, seluruh kepala sekolah, apabila ingin berurusan pengambilan berkas apapun di Diknas Kota Palembang termasuk LPJ Dana BOS selalu dimintai uang terlebih dahulu oleh oknum-oknum tersebut,” tegasnya.

Dia pun kembali menegaskan, dalam perkara ini banyak pihak-pihak yang ikut terlibat diantaranya yakni pihak Diknas Kota Palembang serta oknum guru SDN 79 kala itu.

“Saya akan ungkap itu semua di persidangan nanti siapa-siapa saja yang terlibat,” tegas Nurmala yang saat ini dalam status penahanan Polda Sumsel.

Terpisah, JPU Kejari Palembang Dian Febriani SH diwawancarai terkait hal itu, secara singkat mengatakan adalah hak terdakwa untuk menyangkal dakwaan penuntut umum.

“Namun tinggal menunggu pembuktian di persidangan selanjutnya saja, apakah ada oknum-oknum lain yang juga terlibat dalam perkara ini, itu nanti saja karena persidangan masih panjang,” ujar Dian.

Namun, Dian tidak membantah apabila dalam persidangan nanti ada terbukti pihak lain yang turut terlibat dalam perkara ini, tentunya pihak Kejari Palembang akan mendalami keterlibatan oknum-oknum tersebut. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya