oleh

Nyambi Jual Sabu, IRT Asal OKU Dibekuk

MUARA ENIM – Alih-alih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Winarti (36) nekat menjual sabu-sabu. Akibatnya, ia harus berurusan dengan pihak kepolisian untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Warga Dusun III Desa Lubuk Batang Baru, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ini ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Muara Enim, saat akan bertransaksi bersama tiga orang pria (DPO) yang memesan narkotika jenis sabu-sabu dengan pelaku di Desa Indramayu, Kecamatan Panang Enim, Selasa (20/10) pukul 19.30 WIB.

“Dari hasil penggerebekan itu, kita berhasil mengamankan satu pelaku dan barang bukti satu paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat 9,40 gram dan satu unit handphone,” ujar Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Saputra SH SIK MM melalui Kasat Narkoba Iptu Rahmad Aji Prabowo SIk MSi, Rabu (21/10).

Dijelaskannya, penangkapan pelaku bermula adanya informasi yang di terima anggota Sat Resnarkoba dari masyarakat bahwa di TKP Desa Indramayu sering dijadikan tempat transaksi narkoba.

Berdasarkan informasi tersebut personil Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan tentang kebenaran dari informasi tersebut. Dimana hasil penyelidikan anggotanya, ternyata benar sering dijadikan tempat transaksi narkoba .
Selanjutnya, personil Sat Resnarkoba melakukan Under Cover Buy dengan para pelaku terdiri dari tiga orang laki-laki dan satu satu orang perempuan. Namun saat itu tiga orang laki-laki tersebut berhasil melarikan diri dari kejaran pihak kepolisian.

Sedangkan pelaku Winarti tidak dapat berbuat banyak saat disegrap anggota Sat Resnarkoba. Dari tangan pelaku ditemukan barang bukti sabu-sabu berat 9,40 gram dan satu unit handphone. Kini pelaku bersama barang bukti diamankan di Mapolres Muara Enim untuk menjalani pemeriksaanlebih lanjut.

Lanjutnya, dari pengakuan pelaku bahwa tiga orang laki-laki tersebut berinisal PE, ID dan RA. Dan pelaku juga menjelaskan bahwa barang bukti sabu tersebut milik PE. “Ketiga pelaku yang berhasil kabur sudah masuk daftar pencarian orang (DPO). Sedang pelaku Winarti langsung diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelasnya.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya