oleh

Ogan Ilir Juara Umum STQH XXV

MURATARA – Gelaran Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) XXV Tingkat Provinsi Sumatera Selatan telah berakhir. Keluar sebagai juara umum yakni kafilah Ogan Ilir. Acara penutupan dilakukan langsung Gubernur Sumsel, Herman Deru, didampingi Ketua TP PKK Sumsel, Febrita Lustia.

Herman Deru mengatakan, membaca Al Quran merupakan suatu kewajiban namun mendalami dan memahami bacaan Al Quran sudah menjadi keharusan bagi umat Islam. Karena itu, dia mengajak para kepala daerah untuk menggalakkan rumah tahfidz di desa dan kelurahan. Dengan target satu desa dan kelurahan masing-masing satu rumah tahfidz.

“Ada 3500 desa kelurahan di Sumsel. Jumlah rumah tahfidz sudah mendekati jumlah tersebut. Saran saya integrasikan PAUD dan TK dengan rumah tahfidz. Saya ajak para para istri kades dan lurah, istri camat memanfaatkan ladang ibadah yang gampang ini,” tambahnya.

Menyinggung buta aksara Al Quran di Sumsel, Deru mengharapkan jumlahnya terus berkurang dengan tumbuhnya rumah tahfidz di pelosok desa. Malah usia lanjut dia bukan alasan untuk tidak belajar membaca Al Quran.

Herman Deru juga memberikan apresiasi mendalam kepada para dewan juri yang menjaga netralitas dan sportifitasnya. Begitu juga dengan Muratara sebagai tuan rumah mampu menjadi tuan rumah dengan baik.

“Alangkah indahnya jika semua desa di Sumsel ini memiliki seorang hafidz dan hafidzoh. Kita pertahankan orang-orang yang cinta Quran. Muratara memang hebat sukses jadi tuan rumah,” pungkasnya.

Bupati Muratara, Syarif Hidayat, selaku ketua panitia penyelenggara mengucapkan terimakasih untuk semua pihak yang terlibat dalam mensukseskan STQH tingkat provinsi di Kabupaten Muratara tahun 2019 yang berjalan dengan sukses.

“Selamat kepada peserta yang berhasil meraih juara. Dan bagi yang belum jangan putus asa. Teruslah berusaha untuk dapat mengharumkan nama daerah masing- masing,” tegasnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya