oleh

Oknum Honorer di OKU Jambret HP Emak-emak

Baturaja – Yan (25) oknum honorer di OKU warga Kelurahan Saungnaga Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ditangkap tim Singa Ogan Satreskrim Polres OKU saat ngantor pada Senin (25/1/2021). Tersangka Yan Ditangkap bersama rekanya Johan (33) warga yang sama setelah keduanya menjambret seorang ibu-ibu.

Korbannya adalah Fitri yang dijambret oleh para pelaku pada Jumat pekan lalu dikawasan jalan Mayor Ismail Husen Kemalaraja OKU. Korban dijambret pelaku saat melintas dijalan tersebut sekitar pukul 18.15 wib menggunakan sepeda motor.

Tiba-tiba ada satu sepeda motor tersangka Yan memepet korban kemudian langsung merampas satu unit handphone yang berada di dashboard sepeda motor.Akibatnya korban terjatuh bersama sepeda motornya hingga korban mengalami sejumlah luka lecet dan memar.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan korban ke polres OKU. Tak perlu waktu lama sekitar tiga hari tim singa ogan berhasil menagkap kedua pelaku ditempat berbeda.

“Korban usai kejadian melaporkan, setelah kita lakukan penyelidikan hari ini kedua pelaku kita tangkap satu dikantor tempat pelaku bekerja dan satunya dirumahnya. Korban sendiri mengalami luka akibat terjatuh motor,”jelas Kasat Rekrim Polres OKU AKP Priyatno didampingi Kanit Pidum Ipda Bagus Aji Randika STrK .

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan satu unit sepeda motor yang digunakan oleh tersangka Yan dalam menjalankan aksinya. serta satu unit handphone milik korban yang dijambret oleh pelaku.

” Saat ini kedua tersangka telah kita amankan. Kedua pelaku berhasil kita tangkap berkat pelacakan nomor plat nomor sepeda motor tersangka,” Ujar Priyanto.

Sementara itu, tersangka Yan mengaku butuh uang untuk membeli handphone sehingga ia nekad menjambret. Uang honor yang ia terima selama ini tidak mencukupi untuk membeli handphone. Sementara tersangka Johan bertugas sebagai penjajah hasil jambretan tersangka.
” Johan yang jajakan hp, saya yang jambret. Saya butuh uang untuk beli handphone makanya jadi jambret,” jelas tersangka

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka akan di jerat dengan pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan dengan ancaman diatas lima tahun penjara. Sementara oknum honorer tersebut terancam dipecat dari tempat kerjanya.(Ar)

Komentar

Berita Lainnya