oleh

Oknum PNS Kembali Terjerat Kasus Narkoba

PRABUMULIH – Pernah di penjara karena terjerat kasus narkoba, jenis sabu tidak membuat Andi Rozali SSos MSi (37) berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop dan UMKM) di lingkungan Pemerintah kota (Pemkot) jera.

Statusnya sebagai pemuja narkoba, jenis sabu ternyata masih melekat di dirinya. Belakangan, karena ulahnya memakai narkoba jenis ekstasi.

Kasi Pengawasan Koperasi Diskop dan UMKM tersebut, berhasil diringkus Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Prabumulih pada Rabu (12/8), sekitar pukul 15.00 WIB.

Penangkapan dilakukan di Jalan Desa Tanjung Telang, Kecamatan Prabumulih Barat diduga baru saja mengambil narkoba jenis ekstasi untuk dikonsumsi.

Penangkapan tersangka informasi dari sumber kepolisian, berawal Tim Opsnal Macan Putih Satres Narkoba di Pimpin Kanit Idik 1, Ipda Zulkarnain Afianata ST MSi melakukan patroli hunting di Jalan Raya Desa Tanjung Telang menuju Ke Kelurahan Sungai Medang.

Kemudian, mencurigai 1unit mobil warna merah melintas di jalan raya Desa Tanjung Telang, lalu langsung menghentikan Kendaraan R4 Toyota Calya Warna Merah BG 1743 CK pada saat digeledah melihat tersangka Andi Rozali SSos Msi membuang 1 (satu) gumpalan kertas timah rokok berisikan serbuk narkotika jenis ekstasi warna biru merk milenium, selanjutnya tersangka berikut barang bukti diamankan dan dibawa ke Polres Prabumulih guna penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Kasatres Narkoba, AKP Zon Prama SH menyebutkan, tersangka diamankan dan barang bukti sudah disita. Berupa; 1 buah gumpalan kertas timah berisikan serbuk narkotika Jenis pil ekstasi dengan bruto 0,27 gram, 1 helai celana levis panjang warna Coklat, dan 1 unit mobil Toyota Calya Warna Merah BG 1743 CK.

“Tersangka memang pengguna narkoba, sebelumnya pernah dipenjara kasus kepemilikan sabu. Kali ini, kita ringkus kasus kepemilikan ekstasi,” beber Zon, Kamis (13/8).

Lanjutnya, tersangka AR berstatus PNS di lingkungan Pemkot terancam terjerat Pasal 112 dan 114 Undang-Undang (UU) No 35/2009 tentang narkotika dan psikotropika dengan ancaman hukuman 4 tahun kurungan penjara.

“Kasusnya, masih kita selidiki dan terus dikembangkan untuk mengungkap pemasuk ekstasi kepada tersangka,” ucapnya.

Tunggu Proses Hukum, Terbukti Terancam Dipecat

Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Inspektorat menyikapi salah satu PNS-nya, Andi Rozali SSos MSi kembali terjerat narkoba.

Kepala Inspektorat, Toni Salfriansyah SH mengungkapkan, masih menunggu proses hukum di Polres Prabumulih selesai.

“Jika nantinya terbukti, PNS Diskop dan UMKM terkait kasus narkoba. Telah diputuskan melalui Pengadilan Negeri (PN), sudah inkra. Jelas Pemkot segera meresponnya,” terangnya.

Karena, Andi Rozali sudah dua kali terjerat narkoba. Bisa saja, aku Toni terancam dipecat dari PNS. “Itu sanksi terberat, akan kita kenakan. Sebagai, tindakan tegas kepada PNS masih memakai dan mengkonsumsi narkoba,” pungkasnya. (03)

Komentar

Berita Lainnya