oleh

Oktober, Survei Seismik 3D Dimulai

PRABUMULIH – PT Pertamina EP (PEP), guna menambah cadangan produksi minyak dan gas (Migas) untuk memenuhi cadangan energi nasional.

Rencananya, Oktober mendatang bakal melaksanakan kegiatan survei seismik 3D chrysant di Prabumulih, sebagai salah satu wilayah operasi dan produksi PEP Asset 2.

Sebelum itu, pihak perusahaan bersama Pemkot melakukan sosialisasi dengan para lurah dan kades. Lalu, camat, TNI-Polri dan lainnya agar proses survei seismik berlangsung lancar.

Wakil Walikota (Wawako), H Andriansyah Fikri SH mengungkapkan, jika kegiatan survei seismik ini berhasi harapannya bisa memberikan kontribusinya kepada Prabumulih.

“Informasi dari Pertamina, sekarang survei seismik tengah berlangsung di Muara Enim. Untuk Prabumulih, rencananya Oktober mendatang. Kita berharap, pelaksanaannya berhasil dan sukses sehingga memberikan kontribusi berupa bagi hasil dan PAD bagi masyarakat,” tukas Fikri, sapaan akrabnya, usai memimpin rapat di Ruang Rapat Lantai 1, Rabu (2/9/2020).

Suami Hj Reni Indahyani SKM MKes menekankan, agar pelaksanaan survei seismik berkoordinasi dengan aparat pemerintah setempat juga termasuk kepolisian.

“Kegiatan survei seismik, hendaknya memberikan dampak positif bagi masyarakat. Bukan saja, dampak negatif. Libatkan, tenaga kerja lokal khususnya pekerjaan non skill,” tukasnya.

Selanjutnya, ayah empat anak ini mengungkapkan, jika terjadi dampak negatif bagi masyarakat. Sebut Fikri, perusahaan harus memberikan kompensasi kepada masyarakat.

“Kompensasi diberikan sesuai dengan aturan yang tertera dari Peraturan Gubernur (Pergub) No 40/2017 tentang ganti rugi. Bagi lahan, tanam tumbuh, imbas keretakan, dan lainnya,” harapnya.

Tekannya, besaran ganti rugi atau kompensasi jika adanya dampak harus sama di suatu kabupaten/kota, utamanya ada perbedaan jelas akan menimbulkan kecemburuan. “Harus sama ganti ruginya, sehingga tidak menimbulkan keluhan,” tandasnya.

Tak lupa, ia mengajak, agar warga di sekitar lokasi kegiatan survei seismik untuk mendukung kegiatan tersebut. “Dan, perusahaan jangan lupa dengan masyarakat sekitar kegiatan. Lalu, memperhatikan keluhannya jika ada dampaknya,” bebernya.

Terpisah, Asmen Public And Relation (PR), Setyo Puji Hartono menjelaskan, kalau survei seismik ini bertujuan untuk pendataan potensi migas khususnya di wilayah Prabumulih, bagian wilayah operasi produksi PEP Asset 2.

“Jika potensinya besar dari data survei seismik ini, ke depannya jelas akan dilakukan ekplorasi dan produksi. Guna menambah target produksi perusahaan,” jelasnya.

Dalam melaksanakan kegiatan survei seismik ini, tahap awal kata dia memang dilakukan sosialisasi dahulu dalam rangka memohon dukungan masyarakat agar berjalan lancar.

“Jika ada dampaknya, jelas perusahaan akan bertanggung jawab. Baik itu, getaran, tanam tumbuh, dan lainnya. Di masa pandemik ini, pelaksanaan survei seismik sendiri mengedepankan protokol kesehatan,” tukasnya.

Soal kompensasi, akunya imbas kegiatan survei seismik sesuai aturan yang berlaku. “Tercantum dalam Pergub No 40/2017, itulah jadi acuan kita,” tambahnya. (03)

Komentar

Berita Lainnya