oleh

Operasi Antik, Ungkap ‘Ineks’ Berbentuk Permen

-Headline-353 views

Tangkapan Terbesar di Pagaralam BB Sabu 36,23 Gram

PAGARALAM  – Kerja keras jajaran tim Jangan Gurah Satres Narkoba Polres Pagaralam mengungkap kasus sindikat narkoba dalam operasi bersandi ‘Antik’ membuahkan hasil.

Tak tanggung, dalam ungkap kasus yang direalese di Pressroom Polres Pagaralam ditemukan bongkahan ekstasi atau lebih dikenal dengan sebutan ineks ini dalam bentuk baru seperti permen.

Informasi yang dihimpun, dihadapan awal media Kapolres Pagaralam, AKBP Trisaksono Puspo Aji mengatakan, barang bukti ini diamankan dari tangan tersangka Pidan Ependi (35), tercatat warga Tebat Baru Ulu, Kecamatan Pagaralam Selatan.

“Darinya barang bukti cukup banyak sebanyak 36,23 gram beserta ineks bewarna hijau,” kata dia.

Mengenai ineks yang diamankan ini, lanjut kapolres memang berbeda dengan inek yang dijual secara terselubung ini, bukan berupa pil.

“Tapi bongkahan sudah menjadi bentuk lempengan-lempengan kecil. Sementara paketan sabu yang diamankan ini sebanyak 19 paket,” ungkapnya. 

Mengenai kronologis penangkapan kepada tersangka ini (Pidan Ependi, red) diceritakan Kasatres Narkoba, Iptu Regan Kusuma didampingi KBO Narkoba, Ipda Harmoko, tersangka diringkus tim Jangan Gurah di sebuah pondok diareal sawah di kawasan Tanjung Aro, Kelurahan Kuripan Babas, Kecamatan Pagaralam Utara pada Senin (22/7) dini hari.

“Sebelum diringkus, anggota sudah melakukan lidik di lapangan jika di TKP akan ada transaksi narkoba. Anggota saat itu berjam-jam hingga larut malam melakukan pengintaian kepada tersangka ini di areal persawahan,” katanya.

Mendapati keberadaan tersangka disebuah pondok yang diduga sedang menunggu pembeli, anggotapun langsung melakukan penangkapan.

“Setelah kita geledah, kita mendapati sejumlah barang bukti sabu sebanyak 19 paket seberat 36,23 gram siap edar dan ineks berwarna hijau.

Narkoba tersebut kita temukan disembunyikan tersangka di bagian dalam body motor matic miliknya,” beber dia seraya mengatakan jika tangkapan barang bukti ini merupakan jumlah tangkapan terbesar di wilkum Polres Pagaralam.

Selain itu juga, tim Jangan Gurah juga mengamankan seperangkat alat hisap, tiga bal plastik klip, lima buah Pirek, sebuah timbangan digital, serta satu unit motor merek Yamaha X-Ride tanpa nopol.

Usut punya usut, jika belasan paket sabu-sabu itu dibeli dari kenalannya darii luar Kota Pagaralam. “Dari pemeriksaan anggota, barang bukti sabu awalnya dibeli dengan harga sekitar Rp.30 juta sebanyak tiga kantong.

Dan di pecah-pecahnya lagi untuk dijual dengan harga berkisar Rp.2,5 juta per kantong. Sementara ineks bewarna hijau tersebut dibeli tersangka seharga sekitar Rp.5 juta lebih, ” beber Iptu Regan seraya mengatakan kasusnya masih dikembangkan lagi sementara tersangka terancam dijerat pasal 114 UU Narkotika 2009 dengan ancaman kurungan minimal 5 tahun penjara.  (ald)

Komentar

Berita Lainnya