oleh

Optimis, Isuzu Naikkan Target

JAKARTA – Sepanjang 2018, industri otomotif mengalami pertumbuhan cukup baik. Pada 2019 ini, beberapa pabrikan telah memaparkan rencana bisnisnya. Termasuk Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) yang masih optimis meski memasuki tahun politik. Bahkan, IAMI berani menaikkan target penjualannya hingga double digit.

“Kami menargetkan pertumbuhan 28 persen tahun ini. Ditopang dengan semakin baiknya semua sektor bisnis, logistik, infrastruktur, pertambangan dan lainnya,” ujar Attias Asril, GM Marketing Division IAMI. Saat media gathering, hari ini. Target yang ingin dicapai tersebut realistis. Mengingat tahun ini raihan IAMI cukup baik. IAMI mampu menaikkan penjualannya hingga 23 persen. Yakni dari 20.502 unit menjadi 25.286 unit.

Dari angka penjualan tersebut. Ditopang kehadiran model terbaru Isuzu yang diluncurkan April 2018, Traga. Yang memberi kontribusi 2.751 unit. Kenaikan penjualan juga dari model Elf dari 12.620 unit menjadi 14.966 unit (18,6 persen).  Giga 3.263 unit menjadi 4.212 unit (29,1 persen),.Mu-X 712 unit menjadi 737 unit (3,5 persen). Sedangkan model lainnya mengalami penurunan. Seperti D-Max dari 1.291 unit menjadi 528 unit (59,1 persen). Panther 1.147 unit menjadi 950 unit (17,2 persen). Pikap 1.239 unit menjadi 1.128 unit (9 persen). Big bus 7 unit menjadi 4 unit (42,9 persen) dan Bison 223 unit menjadi 10 unit (95,5 persen).

Yohannes Pratama, GM Sales Division IAMI menambahkan. Tahun ini tantangan segmen kendaraan komersial terdiri dari empat hal. Pertama government regulation terdiri dari over dimension over loading (ODOL) policy. Emmission standards berupa EURO 4. Dan low carbon emmission vehicle.  B20 ke B30 dan pembatasan usia kendaraan. Kedua infrastruktur dengan tersambungnya jalan tol. Bertambahnya airport dan seaport serta tumbuhnya segmen industri.

Kemudian demografi berupa peningkatan pekerja milenial produkif. Cost karyawan dan pergerakan pekerja yang masif. Terakhir digital technology dengan makin banyaknya hal yang disediakan internet dan big data serta telematics technology. Dalam media gathering tersebut. Pihaknya juga mengenalkan New Isuzu Giga Tractor Head. Dengan empat varian, GXZ 60 K ABS (N), GVZ 34 K HP ABS (N), GVR 34 J HP ABS (N) dan FVR 34 P TH (N).

Kehadirannya menjadi jawaban dari aturan baru pemerintah. Terkait truck overload yang mengakibatkan jalan rusak dan penyebab kemacetan. Karena truk berjalan lambat dan keamanan supir serta pengendara lain dipertaruhkan. Bahkan menurut Presiden Joko Widodo, kerugian ekonomi akibat kemacetan di Jabodetabek mencapai Rp65 T.(rei)

Komentar

Berita Lainnya