oleh

Optimisme Tenis Meja Sumsel Menuju PON XX Papua 2020

PALEMBANG – Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sumsel optimis meraih hasil maksimal di PON 2020 mendatang. Dengan target dua emas, Ketua PTMSI Sumsel,  M Aliandra Pati Gantada SH Mhum, melalui Sekum Dr Arianto MPd mengatakan, persiapan kini tengah digeber.

“Sumsel meloloskan tim beregu putra pada PON XX mendatang. Atlet yang kita miliki artinya bisa bersaing, sehingga kami targetkan bisa meraih dua emas di ajang tersebut,” katanya. Apalagi jika nantinya regulasi memperbolehkan atlet berusia dibawah 30 tahun, maka Sumsel punya Gilang Maulana yang punya nama di kancah nasional.

Sehingga tak sulit rasanya untuk mencapai target tersebut. Arianto juga menyebut jika Sumsel tidak terpengaruh dengan polemik penyelenggaraan PON XX di Papua tersebut. Khususnya pada cabor tenis meja. Sebab pada rakernas yang digelar beberapa waktu lalu, telah disepakati oleh seluruh Pengprov PTMSI se-Indonesia untuk tetap mempersiapkan atlet mereka.

“Bahkan tim Papua juga hadir dalam rakernas. Tim PB PTMSI juga sudah ke Papua untuk melihat kesiapannya. Tinggal secara teknis saja. Oleh sebab itulah, kami fokus pada pembinaan dan target sehingga tidak terpengaruh pada hal itu,” ujarnya.

Tinggal yang terpenting saat ini, lanjut Arianto adalah semangat dari para atlet, yang mendapat tiket lolos ke PON XX usai berlaga di Pra PON Kalimantan akhir bulan lalu. Mereka, Ahmad Ruslan, M Alfi Herdiana, Ahmad Munari, Wendri Renaldi, dan Fauzan Murtado. Ditambah dukungan masyarakat Sumsel untuk prestasi PTMSI dimasa yang akan datang.

Segera Launching One School One Table

Ditambahkan Arianto, PTMSI Sumsel juga segera melaunching program pembinaan usia dini. Mulai dari tingkat Sekolah Dasar se Sumsel melalui program “one school one table”. Dijelaskannya, Sumsel sejak dulu sudah dikenal dalam melahirkan atlet berbakat di bidang tenis meja. Namun belakangan minat di generasi muda mulai berkurang seiring perkembangan zaman.

“Oleh sebab itu, kami bermaksud merqngsang kembali minat olahraga Tenis Meja ini mulai dari usia dini. Lewat Sekolah Dasar tentunya, sehingga kedepan olahraga ini harum lewat prestasi bibit-bibit yang kita bina, secara berkelanjutan,” jelasnya. Termasuk mengadakan kompetisi junior sebagai parameter pembinaan prestasi kedepan. (aja)

Komentar

Berita Lainnya