oleh

Orang yang Remehkan Corona, Akhirnya Menyesal Terinfeksi

SUMEKS.Seorang politikus asal Amerika Serikat (AS), Hermain Cain, dikabarkan meninggal dunia akibat komplikasi infeksi COVID-19. Cain dikenal sebagai tokoh dari Partai Republik yang menolak penggunaan masker.

Tidak diketahui pasti kapan dan di mana Cain terinfeksi COVID-19. Tapi dia dirawat di rumah sakit kurang dari dua minggu setelah menghadiri kampanye kandidat calon presiden petahana AS, Donald Trump, di Oklahoma pada 20 Juni lalu.

“Dia adalah orang yang sangat istimewa… dan sayangnya dia meninggal karena sesuatu yang disebut virus China,” komentar Presiden AS Donald Trump saat mengucapkan belasungkawa untuk Cain.

Berikut beberapa contoh, seperti dirangkum dari berbagai sumber:

1. Tertular di pesta

Seorang pria bernama Thomas Macias dari California Selatan, AS, mengungkapkan penyesalannya di media sosial sehari sebelum meninggal karena infeksi COVID-19. Ia mengaku menyesal bepergian menghadiri pesta barbeku pada Juni lalu yang diyakini membuatnya terinfeksi virus.

“Beberapa minggu yang lalu saya pergi…. Karena kebodohan saya, saya menempatkan kesehatan ibu, adik, dan keluarga saya dalam bahaya,” tulis Thomas di Facebook seperti dikutip dari CTV, Sabtu (1/8/2020).

“Ini menjadi pengalaman yang menyakitkan. Ini bukan candaan. Kalau kamu memang harus ke luar rumah, pakai masker dan jaga jarak. Semoga dengan bantuan Tuhan saya bisa melewati masa sulit ini,” pungkas pria berusia 51 tahun ini.

2. Pesta dengan pasien positif

Dokter Jane Appleby, yang merupakan kepala petugas medis untuk Methodist Hospital dan Methodist Children’s Hospital di San Antonio, Texas, membagikan kisah seorang pasien yang meninggal karena sengaja berpesta dengan pasien lain yang sebelumnya sudah dinyatakan positif COVID-19.

Pesta tersebut diadakan oleh sekelompok orang yang ingin membuktikan virus Corona benar-benar ada.

“Saya pikir saya telah membuat kesalahan. Saya pikir ini hoax, ternyata tidak,” kata dr Jane menirukan kata-kata terakhir pasien tersebut seperti dikutip dari ABC News.

3. Ikut tantangan jilat kloset

Seorang influencer dari California, AS, mengklaim dirawat di rumah sakit karena positif terinfeksi virus Corona . Hal ini terjadi setelah beberapa hari ia mem-posting video dirinya menjilati kloset sebagai bentuk ‘tantangan virus Corona’ di media sosial.

4. Tertular di gereja

Penularan Corona di tempat ibadah juga pernah beberapa kali dilaporkan. Seorang remaja bernama Carsyn Leigh Davis (17) dari First Youth Church di AS, misalnya, meninggal dunia karena komplikasi infeksi virus.

Sebelum meninggal, Carsyn diketahui menghadiri pesta yang diadakan gereja tanpa syarat memakai masker dan menjaga jarak aman. Saat Carsyn menunjukkan gejala COVID-19, orang tuanya mengira ia terkena malaria, sehingga diberi azithromycin dan hydroxychloroquine (obat malaria yang disebut-sebut oleh Presiden Donald Trump) sebagai pengobatan COVID-19.(dtik.com)

Komentar

Berita Lainnya