oleh

OYO Siap Transformasi Bisnis Kost di Indonesia

-Ekbis-123 views

SUMEKS.CO – Merespon perkembangan kebutuhan kost dari kalangan profesional muda dan pelajar, OYO Hotels & Homes (“OYO”), jaringan hotel terbesar kedua di dunia dan terbesar pertama di Indonesia (berdasar jumlah kamar) Rabu, (9/10), memperkenalkan model hospitality menyeluruh dari hulu ke hilir (full stack) untuk mentransformasi bisnis kost melalui peluncuran brand “OYO Life”. Sebagai produk penyewaan tempat tinggal jangka panjang dari OYO, OYO Life menawarkan pengalaman tinggal yang aman, terstandarisasi, dan terjangkau bagi milenial. 

Eko Bramantyo, Country Head for Emerging Business OYO Hotels & Homes, Indonesia menjelaskan, “Setelah berhasil berkembang sebagai jaringan hotel terbesar di Indonesia dalam kurun waktu kurang dari setahun dan mencapai ekspansi di 100 kota sebelum target waktu yang ditentukan, kami percaya kini adalah saat yang tepat untuk mengembangkan bisnis kami ke segmen akomodasi jangka panjang guna melayani kebutuhan penyewaan tempat tinggal berkualitas bagi profesional muda dan pelajar. Peluncuran brand OYO Life ini juga menjadi bagian penting dari komitmen investasi kami sejumlah US$ 300 juta untuk mengembangkan industri hospitality di Indonesia.”

Secara global, OYO Life telah mengalami pertumbuhan bisnis yang pesat sebagai penyewaan tempat tinggal jangka panjang dalam waktu kurang dari satu tahun terakhir. OYO Life menjadi prioritas kunci bagi bisnis OYO Hotels & Homes, dengan target untuk menjadi penyewaan tempat tinggal jangka panjang terbesar di akhir tahun 2019. Indonesia merupakan negara ketiga yang meluncurkan OYO Life setelah India dan Jepang. Eko menambahkan, “Di Indonesia, kami mendapatkan banyak permintaan dari asset partners untuk membawa solusi hospitality full stack kami ke pasar kost. Kami meluncurkan OYO Life dengan 2500 kamar di 8 kota dan akan berekspansi secara agresif ke kota-kota selanjutnya dengan target 10.000 kamar di lebih dari 10 kota hingga akhir tahun 2019.” 

Pasar kost di Indonesia terus bergeliat, didorong oleh permintaan yang tinggi dan potensi pengembangan rantai bisnis yang besar termasuk katering, laundry, housekeeping, dan lain-lain. Di Asia, pemanfaatan co-living space atau indekos sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup milenial. Studi menunjukkan bahwa 70 juta orang di Asia memilih untuk tinggal di indekos, dengan total sepertiganya ada di Indonesia (+/- 23 juta jiwa). Lebih lanjut, berdasarkan data Property Affordability Sentiment Index H1 2019, kenaikan harga rumah menjadi salah satu alasan utama orang Indonesia untuk tidak terburu-buru membeli rumah. Oleh karenanya, sebagian besar orang yang baru memulai karir cenderung memilih tinggal di kost sampai mampu mendapatkan tempat tinggal permanen. Survei dari Indonesian Property Watch 2018 juga menemukan bahwa hampir separuh dari millenial di Jakarta lebih memilih untuk tinggal di kost. Yang ketiga, berbagai studi juga menunjukkan bahwa milenial kini lebih memilih untuk menggunakan uangnya untuk mendapatkan pengalaman, seperti membeli kopi, dibandingkan menabung untuk rencana investasi jangka panjang.

Dibekali dengan keahlian di sektor perhotelan dan kemampuan teknologi mutakhir, OYO Life membantu mitra pemilik properti untuk memaksimalkan potensi bisnis kost mereka. “Melalui model bisnis kami yang unik dalam berinvestasi pada pengembangan infrastruktur dan pengerahan kemampuan teknologi, OYO mendukung mitra pemilik kost untuk meningkatkan potensi bisnis mereka. Properti kami saat ini sudah berhasil meraih peningkatan okupansi lebih dari 80% hanya dalam waktu 30 hari. OYO Life juga bukan hanya sebuah platform pencarian atau aggregator properti. Melalui OYO Life kami dapat membantu mitra untuk mengelola bisnisnya secara menyeluruh, termasuk dalam pengelolaan properti, penyediaan layanan yang terstandarisasi, dan pelatihan bagi staf properti secara rutin,” kata Eko.

Konsep setiap akomodasi OYO Life difokuskan akan kenyamanan dan kemudahan bagi milenial yang melek teknologi. Dibekali dengan fasilitas esensial yang menjamin kebutuhan seperti koneksi Wi-Fi, televisi, jasa housekeeping, kamera CCTV, dan juga layanan 24 jam. Penghuni juga dapat menghubungi tim OYO Support setiap saat, tanpa biaya tambahan dari harga sewa bulanannya.  

Arief Muhammad, yang turut menghadiri acara peluncuran ini, berbagi pandangannya mengenai OYO LIFE, “Bisnis indekos memang sangat menjanjikan, tetapi ada banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan bahkan sebelum penghuni pertama tinggal disana. Saya baru mulai bisnis indekos tahun ini, untuk saat ini saya beserta tim saya mengerjakan segalanya sendiri, mulai dari menemukan lokasi yang tepat, renovasi properti, model bisnis, operasional, dan marketing. Sejauh ini semua berjalan baik-baik saja, tapi kami ingin mendirikan lebih banyak properti indekos kedepannya dan ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi saya untuk memberikan atensi penuh untuk memastikan semua properti dikelola dengan standar yang baik. Saya sangat senang mengetahui bahwa pengusaha seperti saya yang baru terjun ke industri ini bisa mendapatkan dukungan dari para ahlinya seperti OYO LIFE, terutama dari segi teknologi.”

Memperkuat komitmen win-win solution yang ditawarkan oleh OYO Life untuk konsumen dan pemilik properti, Noopur Choudary, Business Head, OYO Hotels & Homes, Indonesia  menjelaskan “Saya melihat prospek bisnis indekos di Indonesia yang sangat baik, tetapi kami juga memahami maraknya perubahan dinamika pasar saat ini. Saat ini, terdapat banyak sekali pilihan untuk pasar milenial, namun mereka mencari pengalaman berbasis komunitas di dalam kost. Hal inilah yang ingin dijawab oleh hadirnya OYO Life yang menawarkan solusi menyeluruh dan konsultasi bisnis untuk memastikan tingkat okupansi yang tinggi dan pendapatan yang stabil, serta pengalaman yang superior untuk pelanggan. Selain itu, kami juga yakin para pemilik properti dapat lebih mudah mengelola properti mereka dengan kemampuan teknologi dan bantuan on-ground dari OYO Life.” Untuk merayakan peluncuran ini,  OYO Life menawarkan program khusus yaitu diskon 20% dari total biaya sewa satu bulan bagi para penyewa baru yang bergabung di bulan Oktober.

Sebagai jaringan hotel nomor 1 di Indonesia (berdasarkan jumlah kamar), OYO telah membangun kehadirannya di 100 kota di Indonesia dengan lebih dari 1.000 hotel tersebar di seluruh negeri dari Sabang hingga Kupang. OYO terus fokus untuk memberikan pengalaman menginap terbaik sekaligus meningkatkan pendapatan bagi pemilik hotel, menghasilkan peluang kerja secara lokal, serta menciptakan lebih dari 10.000 peluang ekonomi langsung dan tidak langsung di Indonesia. Hal ini lebih lanjut memperkuat komitmen OYO untuk berpartisipasi dalam mentransformasi bisnis perhotelan di Indonesia, melalui model bisnis full-stack berbasis teknologi.” jelas Arief Muhammad.(nur)

Komentar

Berita Lainnya