oleh

Pabrik Dua Kelinci Terbakar, 22 Jam Api Masih Menyala

SUMEKS.CO, PATI – Pabrik kacang milik PT Dua Kelinci yang terletak di jalan raya Pati-Kudus, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terbakar, Selasa (23/11) pukul 11.15 WIB dan sampai Rabu (24/11) masih menyala.

Berikut kronologi kebakaran yang melalap sebagian bangunan pabrik kacang terkenal di Indonesia itu.

Api diketahui pertama kali muncul dan mulai menimbulkan kebakaran. Ditengarai api muncul dari bagian atas ruang oven produksi bahan baku kacang.

Senior HRD Manager PT Dua Kelinci, Tofan Rudiyanto mengatakan bahwa api pertama kali muncul di atas mesin oven yang berada di atas ruang pengemasan.

“Api dari posisi atas oven, sumber penyebabnya masih diselidiki,” kata Tofan kepada wartawan, Selasa (23/11).

Para karyawan yang sedang bertugas di kawasan pabrik PT Dua Kelinci pun, berhamburan keluar area. Mereka kemudian dievakuasi di area luar pagar pabrik.

Sebab titik kebakaran berada di bagian depan sisi selatan pabrik. Sebagian dari mereka nampak mengevakuasi barang-barang berharga.

Pukul 11.30 WIB

Sejumlah armada pemadam kebakaran yang berasal dari Kabupaten Pati mulai berdatangan di lokasi kejadian. Mereka petugas gabungan dari Pemkab, hingga perusahaan yang ada.

“Menerjunkan delapan mobil pemadam kebakaran milik Satpol PP Pati. Selain itu ada juga bantuan dari sejumlah perusahaan, termasuk dari daerah tetangga,” kata Kepala Satpol PP Pati Sugiyono kepada wartawan di lokasi kejadian, Pati, Selasa (23/11).

Pemadaman dilakukan oleh petugas gabungan. Selain delapan armada damkar dari Satpol PP Pati, ada beberapa unit damkar yang dikirim dari berbagai pihak.

Usaha pemadaman langsung dilakukan di titik awal api dilaporkan. Yakni di ruang bagian oven.

Api mulai merembet dari ruang bagian oven ke ruang perkantoran pabrik. Sebab, posisi kedua ruangan tersebut bersebelahan.

Para karyawan pun nampak bergotong royong untuk menyelamatkan perabot kantor. Ada karyawan yang berlarian keluar masuk bagian ruangan kantor sembari membawa berkas-berkas. Ada pula yang membawa meja, kursi, peralatan kantor dan lainnya.

Di saat yang sama, mobil pemadam kebakaran berdatangan. Puluhan mobil tangki air juga lalu-lalang keluar dan masuk area pabrik untuk menyuplai air.

Seorang karyawan pabrik, Siti mengatakan para karyawan langsung mengevakuasi diri termasuk barang-barang berharga. Mereka pun dengan cemas menunggu di area luar pagar pabrik. (detik.com/dom)

 

Komentar

Berita Lainnya