oleh

Padat Karya Peningkatan Jalur KA, Serap Pekerja Lokal

Lahat – Peningkatan jalur Kereta Api (KA) Lahat- Lubuk Linggau yang dilakukan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumatera Bagian Selatan. Mampu menyerap tenaga lokal dengan adanya program padat karya.

Sehingga dalam masa pandemi covid19, warga terbantu dengan adanya tambahan pendapatan dari pengerjaan proyek tersebut.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumatera Bagian Selatan, I Made Suartika, ATD. M. Eng mengungkapkan. Bahwa program padat karya merupakan kegiatan pembangunan proyek yang lebih banyak menggunakan tenaga manusia jika dibandingkan dengan tenaga mesin. Proyek tersebut diungkapkanya, yakni peningkatan Jalur KA R.42 Menjadi R.54 

Lintas Lahat – Lubuklinggau Segmen Lahat – Bungamas’ berlokasi di Km.433+800 – Km.460+100 Desa Pasar Baru, Gunung Gajah, Lahat Tengah, Sari Bungamas yang ditargetkan dapat selesai akhir tahun 2020 ini. 

“Ya tujuan utama dari program padat karya adalah untuk membuka lapangan kerja bagi keluarga-keluarga miskin atau kurang mampu yang mengalami kehilangan penghasilan atau pekerjaan tetap,” ungkapnya. Dimana proyek padat karya sendiri merupakan program pemerintah melalui Bappenas. Untuk memberi lapangan kerja terutama yang kehilangan 
pekerjaan pada masa sulit seperti di masa pandemic akibat munculnya Covid-19.

Dilanjutkanya,  setidaknya ada 127 orang pekerja yang direkrut dan sebagian besar dari warga lokal kelas golongan ekonomi rendah di sekitar lokasi pekerjaan. Tak hanya itu proyek sepanjang 25 km juga berimbas terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat dengan berkembangnya aktifitas warung-warung yang ada di sekitar lokasi untuk melayani kebutuhan sehari-hari para pekerja seperti makan, minum, rokok. Tak hanya warung toko bangunan juga mendapatkan manfaat atas proyek tersebut dari pembelian semen, pasir, batu dan lain-lain.

“Ini bagian dari solusi guna mengurangi angka pengangguran serta membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain itu, bentuk kepedulian dan partisipasi aktif BTP Sumbagsel untuk membantu pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19 yang dewasa ini sangat memperihatinkan, dimana dampak dari berkembangnya Covid-19 ini sendiri cakupannya sangat luas menyerang seluruh sektor baik mikro ataupun makro,” ujarnya lagi, disela- sela Peninjauan Program Padat Karya, oleh Anggota Komisi V DPR RI, Hj Hanna Gayatri,  SH.

Sementara Hj Hanna Gayatri SH, aggota Komisi DPR RI, mengatakan dengan adanya peningkatan tersebut dapat mendorong arus lalu lintas barang dan jasa sehingga meningkatkan laju pertumbuhan perekonomian khususnya di wilayah Kabupaten Lahat dan bermuara pada kesejahteraan warga Sumsel. Kedepan, harapnya perkeretaapian bisa lebih baik lagi kalau bisa seperti Jepang,  bisa melaju secepat kilat dan DPR RI akan terus memberikan dukungan.     

“Jalur Perkeretaapian Palembang-Lubuk Linggau sudah cukup tua bahkan sebelum masa penjajahan  Belanda menyimpan sumber sejarah yang perlu dipromosikan,” tambahnya.(gti)

Komentar

Berita Lainnya