oleh

Pagaralam Aman Virus Corona

PAGARALAM – Virus Corona yang menyebabkan Pnemonia dan Sars yang sedang mewabah di Tiongkok, juga menjadi sorotan pihak Dinas Kesehatan Kota Pagaralam. sebagai langkah antisipasinya, melakukan rapat pertemuan sejumlah pihak terkait belum lama ini.

“Sudah kita bahas dalam forum rapat dengan mengundang pihak terkait,” ujar Kadinkes Kota Pagaralam, Desi Elviany SE MKes melalui Kabid P2P, Suwirman, kemarin.

Pada pertemuan tersebut, turut hadir  perwakilan RSUD Besemah, Dinas Pendidikan, Pariwisata, Kemenag, Perizinan, Dishub serta perwakilan Bandara Atung Bungsu. Juga seluruh kepala UPTD Puskesmas.

Lanjut Suwirman, untuk sementara belum terdeteksi pengidap Corona yang masuk Pagaralam. Kendati demikian, pasca merebaknya kabar wabah tersebut harus diantisipasi. Apalagi masuk ke Pagaralam.  “Seperti bandara untuk menyiapkan alat pendeteksi warga yang keluar masuk, dan pada Kemenag untuk untuk memantau masyarakat yang pergi Umroh,” ulas dia.

Oleh karenanya perlu koordinasi lintas sektoral. Bahkan, askes masuk ke Pagaralam diawasi semisal bandara.  “Kita sebatas menghimbau ke pukesmas-puskesmas untuk melaporkan ke Dinkes kalau ado temuan terkait penyebaran penyakit Corona,” katanya.

Demikian juga pihak RSUD Besemah, dimintakan menyiapkan ruangan khusus. Seandainya, ditemukan virus atau pengidapnya di Pagaralam. “Mudah-mudahan tidak ada kasus ini di daerah kita,” ulas dia.

Dr Merianson: Mirip Gejala Penyakit Paru

Dokter spesialis penyakit dalam RSUD Besemah Kota Pagaralam, Dr Merianson SpPD mengungkapkan, bahwa gejala pengidap penyakit Corona ini mirip dengan penderita penyakit paru. Cirinya juga diserta dengan batuk seperti penyakit gangguan pernafasan.

“Untuk antisipasinya, mencegah kontak semisal menggunakan masker yang digunakan saat berada di tempat khalayak ramai. Ataupun waspada dengan orang yang melakukan kunjungan ke laur negeri semisal dari China,” saran dia seraya mengatakan untuk saat ini belum ada laporan atau pasien yang dicurigai mengidap Corona di RSUD Besemah.

Bandara Atung Bungsu Belum Miliki Alat Pendeteksi Suhu Badan

Untuk penanganan bahaya Virus Corona, terkhusus bagi para penumpang, yang biasa berpergian dan beraktivitas menggunakan moda trasnportasi udara, hingga kini pihak Bandara Atung Bungsu masih menunggu, adanya bantuan alat pendeteksi suu tubuh, yang diajukan kepada pihak Silampari.

“Penanganan khusus virus corona belum ada, sebab sekarang ini kita lagi mengajukan usulan, untuk meminta bantuan alat pendeteksi suhu tubuh ke Silampari, kini kita masih menunggu konfirmasi dari Silampari, terkait permintaan alat itu,” ujar Kepala UPTD Bandara Atung Bungsu Catur Budi Widianto. (ald)

Komentar

Berita Lainnya