oleh

Pagi Disegel Sore Dibuka, Saling Lempar BPPD dan Satpol PP

PALEMBANG – Bakso Granat Azis disegel oleh Pemkot Palembang pada Selasa (22/10) pagi. Namun sore hari warung bakso di Jl Inspektur Marzuki kembali beroperasi dan melayani pelanggan.

Tidak ada yang salah dari hal ini jika merunut SK Walikota yang dibacakan saat penyegelan. Selain sifatnya yang hanya sementara waktu, penyegelan juga akan dibuka saat pengelola menuruti pemasangan e-tax.

“Dalam SK tersebut ada kalimat sementara. Bahwa apabila yang bersangkutan bersedia dipasang alat, maka segel dibuka. Jadi orangnya sudah bersedia. Yang punya kewenangan untuk buka kan Pol PP,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD), Sulaiman Amin, Selasa petang, kepada awak media.

Begitu juga sebelumnya saat penyegelan, dimana Kabid Pajak Daerah Lainnya BPPD Kota Palembang, Agung Nugraha mengungkapkan, pembukaan penyegelan bisa dilakukan secepat-cepatnya, ketika pengusaha yang bersangkutan sepakat dengan pemerintah.

“Kalau mereka menandatangani surat pernyataan dan perjanjian bisa dicabut segelnya. Hari inipun bisa. Makanya ditulis dalam perjanjian nanti, mengenai komitmen. Apabila dilanggar lagi maka bisa dicabut izin permanen,” kata Agung, Selasa pagi.

Azis didepan warug bakso miliknya usai disegel Selasa pagi.(sumeks.co)

Disisi lain, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang – undangan (PPUD), Budi Norma  menolak disalahkan atas proses dibukanya segel Bakso Granat Azis pada Selasa petang. Pihaknya membuka segel berdasarkan surat dari BPPD.

“Satpol PP tidak ada intervensi apapun. Kami bekerja menegakkan peraturan. Kami segel berdasarkan BPPD, begitupun membukanya. Jadi tadi sebelum dibuka, yang kami ketahui sudah dipasang e-tax terlebih dulu sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Budi saat dikonfirmasi.

Pantauan sumeks.co, dilokasi warung Bakso Granat Mas Azis memang terlihat dibuka pada pukul 18.00 WIB. Beberapa pengunjung juga terlihat berada didalam, dengan penjaga warung yang berdiri di depan. (aja)

Komentar

Berita Lainnya