oleh

Pak Wali… Pedagang Pasar Kuto Demo, ini Tuntutannya…

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Tolak pasar dikelola oleh pihak ketiga yakni PT Ganda Tata Prima (GTP), puluhan pedagang pasar yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Kuto Palembang (PPPKP) melakukan aksi demo dalam pasar, Sabtu (20/11).

Ketua PPPKP Alex Syamsudin dalam orasinya, meminta agar Pasar Kuto yang terletak di Jl Slamet Riyadi 3 Ilir ini, tetap dikelola oleh pihak PD Pasar.

“Sejak dikelola oleh pihak PT GTP kondisi Pasar Kuto ini memprihatinkan, banyak sarana dan prasarana pasar rusak, sehingga menganggu aktivitas pedagang dan pembeli. Namun pihak pengelola seperti enggan memperhatikan hal itu,” kata Alex dalam orasinya.

Menurut Alex, dirinya beserta pedagang lainnya berinisiatif memperbaiki sendiri secara swadaya terhadap sarana dan prasarana yang rusak tersebut, seperti atap gedung Pasar Kuto bocor.

“Atap bocor itu dengan swadaya pedagang kami perbaiki, namun mungkin karena pihak PT GTP tidak enak akhirnya ikut membantu memperbaiki atap,” ungkap Alex.

Selain permasalahan atap bangunan pasar, para pedagang juga mengeluhkan kondisi saluran got yang mampet. Namun lambannya kinerja pihak pengelola membuat para pedagang kesal hingga membersikan sendiri.

Salah satu pedagang di Pasar Kuto Rendi menambahkan,  pihaknya tidak aman berjualan sejak Pasar Kuto dikelola PT GTP.

“Sejak tahun 2015 Pasar Kuto tidak dikelola PD Pasar tapi pihak ketiga yakni PT GTP.  Ada 300 pedagang di sini diantaranya ikan, daging,  sayur, ikan giling, buah, sembako, dan lainnya,” bebernya.

Rendi menuturkan,  sejak dikelola PT GTP, pasar menjadi kumuh. Bahkan kalau hujan kebanjiran.

“Kami pedagang diminta uang retribusi Rp11 ribu per hari.  Kami juga ditarik biaya bulanan dan tahunan.  Ini sangat memberatkan bagi kami, ” tandasnya. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya