oleh

Palembang Dapat Adipura, Sampah Masih PR

-Headline-2.269 views

JAKARTA – Kota Palembang yang menerima penghargaan piala Adipura kategori kota Metropolitan. Ternyata masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR) menghadapi persoalan sampah. Walikota Palembang Harnojoyo menyebut kota Palembang setiap harinya memproduksi ribuan ton sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Yang jadi masalah ini masalah pembuangan sampah. TPA kita ada dua, tapi yang kita optimalkan hanya satu,” ujarnya di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dua TPA di Palembang itu yakni di Sukawinatan dan Keramasan.

Harnjoyo menyebut produksi sampah di kota Palembang setiap harinya sebanyak 1.200 ton. Sementara yang mampu diangkut ke TPA berkisar antara 600 – 800 ton. Jumlah itu katanya kembali ke volume daya tampung TPA yang ada. Namun menurutnya jika diadakan penambahan TPA malahan tidak efektif.

“Kalau ada penambahan TPA, lama-lama kota Palembang jadi TPA semua,” ungkapnya.

Kedepan katanya solusi yang dicari ialah bukan memperbanyak TPA-nya, melainkan mengadakan fasilitas pengolahan sampah incinerator. Fasilitas itu katanya bakal diberikan oleh pemerintah pusat. “Dari 12 kota, Palembang termasuk salah satu yang mendapatkannya,” lanjut Harnojoyo.

Ia menjelaskan Insinerator ialah tekonologi yang mengolah sampah melalui pemanasan menjadi gas ramah lingkungan.

Lalu untuk di Sumsel Palembang menerima Piala Adipura dalam kategori metropolitan. Sementara untuk kategori kota sedang diterima kabupaten Lahat. Lalu untuk kategori kota kecil, penerima piala adipura yakni Baturaja (OKU), Kayu Agung (OKI) Sekayu (Muba), Muara Enim, Martapura (OKU Timur), dan Prabumulih.

Disamping itu penghargaan Nirwasita Tantra juga diterima oleh Gubernur Sumsel diwakili oleh Wagub Sumsel Mawardi Yahya. Penghargaan yang sama juga diterima oleh DPRD Sumsel.(ran)

Komentar

Berita Lainnya