oleh

Palembang Dihantam Hujan-Angin Berkecepatan 72 Km/Jam 

Sumeks.co – Hujan disertai angin kencang terjadi di Palembang, Jumat (22/5) siang. Sejumlah pohon roboh, atap rumah warga dan tempat umum, tak ketinggalan baliho yang terdapat di sejumlah titik di kota Palembang ikut roboh.

Belum ada laporan korban jiwa mengenai kondisi ini, namun analisis dari Divisi Forecaster, Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, BMKG Sumsel mengungkapkan jika curah hujan di kota Palembang pada pukul14.30 WIB mencapai 40mm yang masuk kategori hujan sangat lebat.

Hujan kali ini rupanya disertai angin dengan kecepatan maksimum 38 knots atau 72,2 Km/jam yang menyebabkan terjadinya kerusakan parah di sejumlah titik di kota Palembang.

Dalam keterangan resminya yang diterima sumeks.co, BMKG Sumsel menyebut jika hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang di Kota Palembang dan sekitarnya ini disebabkan oleh pengaruh tidak langsung dari pusat tekanan rendah dari siklon tropis Mangga dan tumbuhnya Tekanan Udara Rendah (Low Pressure Area) di samudera Hindia selatan pulau Jawa.

Hal ini berpengaruh dengan menarik aliran massa udara dari Sumatera bagian Utara masuk ke wilayah Sumsel. Namun ketika massa udara tersebut sampai di Wilayah Sumsel justru terjadi perlambatan gerak akibat belokan angin sehingga massa udara bertumpuk dan mengakibatkan hujan lebat, dan angin kencang serta guntur di Palembang.

“Kondisi cuaca ini diprakirakan masih akan berpotensi hingga tiga hari kedepan untuk wilayah Sumatera Selatan,”menurut keterangan resmi tersebut seperti disampaikan oleh Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, V Sinta Andayani. (aja)

Komentar

Berita Lainnya