oleh

Palembang Zona Merah, 5 Kecamatan Beresiko Tinggi COVID-19

SUMEKS, PALEMBANG – Kota Palembang kembali masuk zona merah COVID-19 sejak 10 January 2021. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang Dr. Fauzia, M. Kes melalui Jubir Covid-19 Dinkes Yudhi Setiawan, meminta semua pihak menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan.

Menurut Yudi, data rekapitulasi per 10 January 2021, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 menjadi 5.928 orang. Sementara untuk kasus konfirmasi suspek, probable, sembuh dan meninggal terjadi di seluruh 18 kecamatan dan 97 kelurahan Kota Palembang.

“Kota Palembang masuk ke zona merah COVID-19, Ada 5 kecamatan di Palembang yang beresiko tinggi penyebaran virus COVID-19. Kecamatan IB I dengan 2.302 orang, Kecamatan Sukarami 1.903 orang, Ilir Timur II 1.684 orang, Kecamatan Kalidoni 1.448 orang dan Kecamatan Kemuning dengan 1.031 orang,” kata Yudhi, Selasa (12/1).

Dari 5 kecamatan tersebut untuk data kasus konfirmasi yang positif aktif yaitu pasien yang dirawat dan diisolasi yakni sebanyak 867 orang. Dan hingga saat ini Kecamatan Ilir Barat I menjadi wilayah tertinggi penyebaran kasus COVID-19.

“Jadi kasus positif dan kematian meningkat menjadi salah satu faktor,” ujarnya.

Dia mengimbau masyarakat harus berpikir bahwa semua orang yang berada di sekitar, terutama pada saat di luar rumah adalah orang yang berisiko COVID-19. Sehingga penerapan kepatuhan mencuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak atau 3M dilaksanakan.

“Kepatuhan masyarakat harus ditingkatkan, tidak bisa hanya himbauan atau aturan dari pemerintah saja,” tutupnya. (dey)

Komentar

Berita Lainnya