oleh

Palsukan Data Konsumen, Oknum Sales Masuk Bui

-Hukum-409 views
PRABUMULIH – Apa yang dilakukan Koko Praja, warga Jalan Muda Jadi, Kelurahan Sukajadi, kota Prabumulih benar-benar tak dapat ditiru. Betapa tidak, dirinya melakukan pemalsuan data konsumen pembeli sepeda motor. Hingga merugikan pihak FIF Kota Prabumulih berupa 1 buah sepeda motor Honda Vario 150 mmc nopol BG 4512 CU warna putih dengan Vidusia W6.00010188.AH.05.01.

Ade Chandra, Sec Head CR 2 FIF Prabumulih membenarkan Koko Candra terindikasi melakukan pemalsuan data. “Dia merupakan salahsatu sales motor. Dan di kontrak dibuatnya atas nama Sudarti yang tak lain ibu nya sendiri dan tak pernah ada riwayat menunggak,” terang dia.

Usut punya usut, setelah nunggak pembayaran dan setelah pihaknya datang ke rumah, Sudarti mengaku tak pernah membeli sepeda motor. “Begitu kita bikin somasi 1, 2 dan 3 akhirnya Ibu Sudarti bikin pernyataan tidak pernah ambil motor dan setelah di kroscek diketahui pemain ini anaknya, Koko Praja,” terang dia.

Pihaknya pun berusaha untuk memanggil Koko ke kantor untuk membuat pernyataan manipulasi data.  Dan akhirnya melakukan LI ke kepolisian namun Koko tak datang waktu dipanggil pihak kepolisian.

“Akhirnya kita membuat LP (laporan, red), setelah dilakukan gelar perkara dan Koko Praja akhirnya ditangkap,” sambungnya seraya berharap tak ada lagi “Koko” lain yang melakukan aksi pemalsuan data tersebut.

Terpisah, Kasi Pidum Kejaksaan Kota Prabumulih Yayan Indriana didampingi Jaksa Alfriwan Putra membenarkan adanya perkara atas nama Koko Praja. “Putusannya pada 12 Desember 2018 lalu yakni 1 tahun 6 bulan,” ujarnya.

Dirinya pun menyebutkan yang bersangkutan tidak mengajukan banding, karena tuntutan pihaknya yakni 2 tahun. “Yang bersangkutan di putus atas satu kasus pemalsuan data,” tukasnya. (chy)

 

 

 

Komentar

Berita Lainnya