oleh

Pandemi tak Halangi Kemenhub Lampaui Target Penerimaan

SUMEKS.CO – Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun lalu berhasil tembus target meskipun di tengah pandemi. Kemenhub berhasil mengumpulkan setoran PNBP hingga Rp 7,7 triliun dari target Rp 7,1 triliun.

“Saat ini kita semua mengalami pandemi Covid-19, namun dalam segi PNBP, Kemenhub juga melebihi target dari Rp 7,1 triliun menjadi Rp 7,7 triliun atau kenaikan tujuh persen,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR di Jakarta, Senin (25/1).

Budi Karya mengatakan, pihaknya mengupayakan peningkatan PNBP di setiap sektor, baik darat, laut, udara, dan kereta api. “Pada prinsipnya, pembangunan kita upayakan dari PNBP,” katanya, dikutip dari Antara.

Sementara itu dalam upaya realisasi pelaksanaan insentif transportasi kepariwisataan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun anggaran 2020, subsidi Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau airport tax di 13 bandara mencapai Rp 255,19 miliar dengan realisasi 100 persen hingga 30 Desember 2020. Hal yang sama juga terjadi pada realisasi penyerapan subsidi biaya kalibrasi senilai Rp 38,81 miliar atau 100 persen.

Budi Karya menyebutkan program transportasi kepariwisataan juga sebagai upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. “PEN ini sangat berpengaruh pada kebangkitan dunia pariwisata di masa-masa ini,” katanya.

Adapun progres program pendukung padat karya realisasi hingga 31 Desember 2020 untuk anggaran Rp 7,9 triliun, terealisasi sebesar Rp 7,1 triliun (89,2 persen). Sedangkan, dari target tenaga kerja sebanyak 27.049 orang, terealisasi 27.294 orang (100,9 persen). Adapun upah yang ditargetkan Rp 127 miliar, terealisasi Rp114 miliar (89,7 persen).

Secara keseluruhan, realisasi penyerapan anggaran Kemenhub 2020 mencapai Rp 34,72 triliun, atau 95,58 persen dari pagu yang sebesar Rp 36,32 triliun. Rinciannya, antara lain belanja pegawai 97,4 persen, belanja barang 97,0 persen, dan belanja modal 94,3 persen.

Adapun pagu awal Kemenhub 2020 adalah Rp 43,1 triliun. Namun dengan adanya efisiensi anggaran berdasarkan Perpres 54 dan Perpres 72 Tahun 2020 Kemenhub mengalami pemotongan anggaran sebesar Rp 11,4 triliun.(jawapos.com)

Komentar

Berita Lainnya