oleh

Panen Perdana Sembari Tabur Bibit Ikan

PALEMBANGBatalyon Arhanud 12/SBP punya beberapa terobosoan produktif. Salah satunya budidaya ikan air tawar. Bahkan, di markas Raipur P Yonarhanud 12/SBP di Jl Inspektur Marzuki, melakukan panen perdana ikan air tawar jenis lele. Jumlahnya ribuan ekor.

Selain itu, juga dilakukan tabur 10.000 benih ikan patin. Panen dan tabur benih ikan dilakukan secara bersama oleh Komandan Yonarhanud 12/SBP Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Manager HSSE Pertamina RU III Plaju Seno Haryono, dari Dinas Perikanan Kota Palembang Andri Tanara, dan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel, Genman Suhefti Hasibuan, serta pejabat terkait lainnya.

“Tak hanya ikan lele saja, kami juga membudidayakan beberapa ikan air tawar lain seperti patin dan gurami. Termasuk membudidayakan ikan belido yang menjadi ikon Palembang,” kata Farus.

Saat ini, lanjutnya, populasi ikan belido (notoptera chitala) di Sumsel, makin berkurang dan langka. Karena itu, ucapnya, pembudidayaan ikan Belido, harus dilakukan.

Dikatakannya, ada tiga kolam besar yang ada di markas Raipur P Yonarhanud 12/SBP tersebut. Juga ada bak-bak khusus untuk pembibitan dan pemijahan benih ikan.

Para prajurit Yonarhanud 12/SBP, terlihat sangat terlatih dan telaten menangani pembudidayaan ikan air tawar.
Seperti saat menyuntik dan menempatkan indukan pada kolam khusus. Mempersiapkan atau membuat pakan ikan, hingga pemijahan benih atau bibit ikan untuk ditaruh ke kolam besar.

“Ya, mereka (prajurit) sudah mengikuti pelatihan budidaya ikan air tawar,” lanjutnya.

Dia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam pemanfaatan lahan kosong Arhanud sehingga menjadi lahan produktif. Juga pelbagai pelatihan yang diberikan pada Arhanud. Terutama kepada Pertamina, Dinas Perikanan Palembang, dan BKSDA. Program budidaya ikan air tawar yang dilakukan Yonarhanud 12/SBP, lanjutnya, juga bagian dari wujud peran TNI dalam memamfaatkan segala potensi yang ada.
Juga sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Serta meningkatkan kearifan lokal yang pada akhirnya mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Semoga memberi kontribusi positif. Baik pada pemerintah, masyarakat, maupun bagi kesatuan kami,”pungkasnya.

Sementara, Manager HSSE Pertamina RU III Plaju, Seno Haryono berharap, budidaya ikan air tawar di Arhanud 12/SBP, terus berkelanjutan dan berkesinambungan.

“Kami sangat bangga karena hasilnya sudah terlihat. Kami akan terus suport program yang dilakukan Arhanud,”ujar Seno.

Senada juga diungkapkan Andri Tanara. Menurutnya, budidaya ikan tawar, terutama ikan Belido yang dilakukan Arhanud 12/SBP, bisa jadi pilot project. Populasi ikan air tawar harus terus dijaga dan dikembangkan. Meski nanti komandan Arhanud akan terus berganti. Pihaknya juga tentu akan membantu. Terutama dalam pelatihan.

“Semoga, apa yang dilakukan Arhanud menjadi contoh dan memberi motivasi bagi masyarakat untuk budidaya ikan air tawar,” ucapnya. (vis)

Komentar

Berita Lainnya