oleh

Panggil Pihak Sekolah dan Tim Investigasi, DPRD : Sampaikan Dengan Terbuka

PALEMBANG – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel memanggil Kepala Sekolah SMA Taruna Indonesia Palembang dan juga Tim Investigasi dan Evaluasi dari Dinas Pendidikan Sumsel, Senin (22/7).

Ini terkait kasus kekerasan yang menelan dua korban di sekolah tersebut. Dalam wawancara, Kepala Sekolah SMA Taruna Indonesia Palembang, Tarmidzi Indrianto mengaku bahwa pihak sekolah selalu melakukan pengawasan terhadap semua kegiatan siswa di sekolah.

“Termasuk juga pengawasan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS),”katanya. Secara umum, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan standar kesehatan bagi siswa yang baru masuk.

Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Menengah Atas (Kabid SMA) Dinas Pendidikan Sumsel, Bonny Syafriyan mengatakan, tim investigasi dan tim evaluasi sudah mulai bekerja.

“Akan dilaporkan Kamis (25/7) nanti. Setelah semuanya selesai akan kami laporkan ke Bapak Kadis dan langsung ke Bapak Gubernur,”jelasnya. Namun belum sampai untuk kesimpulan menutup sekolah tersebut.

Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Fahlevi Maizano mendorong Dinas Pendidikan Sumsel untuk melakukan investigasi dan evaluasi, serta menyampaikan hasilnya secara terbuka.

“Kalau memang program yang berjalan menyalahi aturan, tentu harus ada tindakan yang harus dilakukan oleh Diknas,”tukasnya. (aja)

Komentar

Berita Lainnya