oleh

Pasar Daihatsu di Sumatera Turun 36 Persen

JAKARTA – Semua produsen kendaraan di Indonesia menurun penjualannya akibat pandemi Covid-19. Daihatsu yang membagi daerahnya menjadi 9 wilayah yakni DKI 1, DKI 2,Jabar, Jateng, Jatim, Bali, Sumatera, Sumatera, Kalimantan dan Indonesia bagian Timur juga mengalami penurunan pada Maret-November dibandingkan Januari-Februari. Namun, dari berbagai wilayah tersebut, penjualan di Sumatera yang terendah.

“Di Sumatera turunnya hanya 36 persen,” ujar Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) saat virtual press conference, kemarin.

Sementara wilayah lain, DKI 1 48 persen, DKI 2 55 persen, Jabar dan Jatim sama 44 persen, Jateng 51 persen, Bali paling besar 70 persen, Kalimantan 39 persen dan Indonesia bagian Timur 37 persen. “Dampak pandemi tak sehebat di wilayah Jawa dan Bali, sehingga di luar itu penurunannya kecil,” ungkapnya.

Tahun depan, ia memprediksi pasar masih akan sulit. Sebab, situasinya akan sangat dipengaruhi oleh pandemi ini.”kita lihat nanti implementasi vaksin dan keadaan global. Tapi kami tetap optimis tahun depan bisa lebih baik dari saat ini,” katanya.

Daihatsu tahun ini juga bakal menempati urutan kedua penjualan seperti tahun-tahun sebelumnya, selisih penjualan dengan kompetitor dibawahnya cukup jauh. “Target market share 17 persen pun sudah tercapai (17,8 persen), mudah-mudahan sampai akhir tahun masih peringkat dua,” tukasnya.

Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning and Communication Director Astra Daihatsu Motor (ADM) menambahkan, tahun depan optimis pasar otomotif bisa lebih baik dari tahun ini. “2021 GDP Indonesia diperkirakam 5,1, lebih baik dari global.

Melihat itu, kami optimis pasar otomotif akan lebih baik, tapi tidak akan menyentuh level 2019. Tahun ini diperkirakan pasarnya mencapai 565 ribu-570 ribu unit. Gaikindo juga belum ada preediksi 2021, tapi kami perkirakan pasarnya bisa mencapai 700 ribu unit,” jelasnya.

Menurutnya, faktor 2021 nanti bukan hanya tergantung dari vaksin tapi juga sosial politik yang diharapkan terkendali. Terkait dengan mobil hybrid, pihaknya akan menunggu implementasi dari Toyota.

“Secara teknologi, kita akan pakai yang sama dengan Toyota. Daihatsu juga akan mengeluarkan kendaraan hybrid, tapi tahun berapanya kita ikut dengan Toyota karena teknologinya dari mereka,” bebernya.

Dalam kegiatan tersebut ADM juga Daihatsu Genuine Oil (DGO) dengan kemasan baru berkapasitas 3,5 Liter. Kemasan baru ini lebih hemat 17 persen, dengan varian 0W-20 SN dengan harga Rp400 ribu, 5W-30 SN Rp325 ribu dan 10W-40 SN Rp270 ribu. DGO 3.5L juga lebih ramah lingkungan karena meminimalisir limbah plastik dan sisa oli yang terbuang. Daihatsu memberikan promo khusus di marketplace dengan potongan harga 50 persen untuk seluruh varian DGO hingga 31 Desember.(rei)

Komentar

Berita Lainnya