oleh

Pasar Sepi, Pedagang Tagih Janji Bupati

RUPIT – Sejumlah pedagang di Pasar Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, mengeluhkan minimnya pengunjung pasar jelang pergantian tahun. Pedagang mengaku kondisi itu terjadi akibat kenaikan harga dan kebijakan pemerintah daerah yang belum memihak ke pelaku usaha di Muratara.‎

Maryam, pedagang di Pasar Lawang Agung, Kecamatan Rupit mengungkapkan menjelang tutup tahun sejumlah harga barang mengalami kenaikan. Kondisi itu mengakibatkan penurunan nilai beli masyarakat.

“Sekarang pasar sepi nian, kami dari pagi nunggu yang beli sehari biso dihitung pakai jari. Kebanyakan warga lewat bae, kadang sesamo pedagang cuma biso saling jingok muko saking sepinnyo,” kata Maryam, Selasa (3/12).

Dikatakannya, sejumlah harga yang mengalami kenaikan di antaranya telur dari Rp38 ribu/karpet menjadi Rp44 ribu/karpet, minyak sayur dari Rp10 ribu menjadi Rp12 ribu, gula pasir dari Rp10 ribu/kg menjadi Rp12 ribu/kg, beras dari Rp105 ribu/karung, naik menjadi Rp110 ribu/karung.

“Dulu kami dapat informasi, Pemerintah bakal menetapkan seluruh pegawai dan pejabat berdomisili di Muratara. Tapi sampai saat sekarang kebijakan itu tidak pernah diterapkan, yang ada cuma honorer,” bebernya.

Pihaknya berharap, Pemerintah Daerah segera merealisasikan kebijakan itu sehingga dengan meningkatnya jumlah penduduk, bisa membantu arus perputaran ekonomi di Muratara. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya