oleh

Pasca Banjir, Pemda Imbau Warga Jaga Kesehatan

MURATARA – Pemerintah Daerah melalui, Dinas kesehatan Kabupaten Muratara, imbau warga jaga kondisi kesehatan dan lingkungan saat menghadapi bencana banjir. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan bencana banjir akan menimbulkan dampak pada kesehatan seperti gatal gatal dan demam berdarah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muratara Marlinda di dampingi Kabib P2P Heni, jumat (4/2) mengimbau seluruh warga Muratara untuk tetap menjaga kondisi kesehatan selama musim penghujan.

Pasalnya, kondisi sebagian wilayahbdi Kabupaten Muratara mulai terdampak bencana banjir yang diprediksi bakal menimbulkan sejumlah masalah kesehatan bagi warga. Untuk mengantisipasi sejumlahbgangguan kesehatan yang berpotensi selama musim penghujan. dinkes Muratara sudah menyiagakan pos kesehatan yang disentralkan di Puskesmas di masing masing wilayah.

“Penyakit yang umum gatal gatal, DBD, diare dan lainnya yang berpotensi. Kita minta masyarakat tetap menjaga kondisi kesehatan terutama saat musim banjir dan penghujan,” katanya.

Pihaknya mengaku, meski aejumlah wilayah Muratara sudah mulai terdampak brncana banjir. Seperti di Desa Pauh, translok, Nibung, dan Karang dapo. Namun hingga kini belum ada laporan peningkatan kasus penyakit yang mencolok dimasyarakat.

“Kami belum menerima laporan dari Puskesmas Pauh, namun tidak menutup kemungkinan jika korban banjir terserang penyakit gatal-gatal dan hal itu sudah ditangani oleh Puskesmas,” tegasnya. Dinkes Muratara menyampaikan, secara umum kasus penananganan penyakit yang tertinggi masih seputar kasus hipertensi. Sedangkan sejumlah kasus lainnya seperti DBD, malaria dan lainnya belum alami peningkatan yang signifikan.

Terpisah, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Syarmidi, sebelumnya juga menyampaikan hal senada. Pihaknya mengimbau warga yang tinggal di sekitar aliran sungai tetap waspada, khususya selama musim penghujan. Pasalnya, wilayah Muratara merupakan salah satu daerah rawan bencana banjir, dan tanah longsor.

“Bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai dan perbukitan harus tetap waspada banjir selama musim penghujan. BPBD selalu memonitor untuk potensi banjir khusus di wilayah Muratara seperti Rupit, Karang Dapo dan Rawas Ilir,” tutupnya.

Informasi di himpun, dari BMKG Sumsel melalui BPBD Muratara, peningakatan intensitas curah hujan akan terus terjadi selama satu minggu ke depan. Dan tidak menutup kemungkinan peningkatan curah hujan, bisa mrnakibatkan sejumlah bencana seperti banjir dan tanah longsor. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya