oleh

Pasca Banjir, Warga Konsumsi Air Tercemar

-Sumsel-877 views

RUPIT – Pasca terendam banjir selama belasan hari, ratusan kepala keluarga di Desa Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, mengeluh kesulitan pasokan air bersih. Warga mengaku banyak masyarakat alami penyakit gatal-gatal, batuk, diare, dan demam tinggi akibat mengonsumsi air sumur tanah yang terendam banjir bercampur lumpur.

Sejak 17 Februari sampai saat ini, sudah 13 hari warga di Desa Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir terendam banjir. Wiwin, salah satu warga mengatakan, permukiman mereka kini terisolir, aktivitas perekonomian lumpuh dan ratusan kepala keluarga di desa mereka kehilangan mata pencarian akibat dampak kebanjiran.

“Rata-rata kita pakai sumur tanah, karena banjir sumurnya terendam semua. Mau tak mau, karena PDAM tidak ada kita konsumsi air yang ada,” kata Wiwin, Ahad (3/3).

Dia mengaku, untuk mengonsumsi air sumur yang terkontaminasi lumpur, warga harus mendiamkan air selama satu malam lalu menyaringnya menggunakan kain untuk dimasak.

“Kadang-kadang airnya walau sudah dimasak masih berbau tanah. Kami tidak ada pilihan lain untuk bertahan,” timpalnya. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya