oleh

Pasca Didemo, Kadis Perhubungan Ajak Mediasi Bawahan‎

MURATARAPasca didemo sejumlah Tenaga Kerja Sosial (TKS) dan dituntut mundur dari jabatan Kepala Dinas karena dinilai tidak cakap dalam membina bawahan. Senin (15/4) sekitar pukul 10.00 WIB, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Muratara Al Azhar, ajak seluruh bawahannya diskusi bersama.

Mus, salahsatu TKS yang sempat ditemui di Dinas Perhubungan Muratara, menuturkan. Suara keluhan yang sempat mencuat beberapa hari lalu. Seperti tuntutan upah kerja yang belum dibayar selama tiga bulan, kejelasan mengenai seragam dinas, serta menuntut mundur kepala Dinas Perhubungan dari jabatan, mulai ditanggapi.  Sejumlah TKS yang mempertanyakan permasalahan itu langsung di ajak rapat internal Kepala Dinas Perhubungan. Dan diminta menyampaikan secara langsung keluhan yang mereka alami selama melaksanakan kerja.

‘Tadi sudah rapat, masih ada yang menerima dan ada juga yang belum puas. Tapi permasalahan ini memang sebaiknya dibicarakan secara terbuka supaya tidak ada permasalahan lagi,”katanya. Usai mengikuti rapat internal itu.

Menurutnya, ada perpecahan suara di tingkat bawah mengenai keluhan yang telah mereka sampaikan beberapa hari lalu di rumah Bupati Muratara. Dia mengatakan, kebanyakan rekan-rekannya,hanya mengandalkan beberapa orang untuk menyampaikan keluhan itu. Ddan tidak berani disampaikan secara langsung.

“Saya juga tidak ingin dicap menjadi provokator, kalau ada keluhan sebaiknya disampaikan saja. Saya hanya menyampaikan apa yang terjadi dengan kawan-kawan di sini,” timpalnya.

Dia mengatakan, aksi protes yang mereka lakukan sebetulnya tidak akan terjadi jika ada penjelasan secara langsung yang mereka dapatkan dari atasan. Pihaknya menyayangkan, setelah mencuat aksi protes di kalangan TKS Dishub Muratara, baru ada upaya penjelasan yang dilakukan oleh kepala Dinas. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya