oleh

Pasca Pengrusakan Mobil Dinas Wagub, Beliadi: Segera Proses Secara Hukum

-Hukum-99 views

SUMEKS.CO-BANGKA-KETUA Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Bangka Belitung, Beliadi, S.IP meminta agar jajaran Polres Belitung dan penegak hukum terkait untuk memproses secara pidana pelaku pengrusakan mobil dinas (mobdin) Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah dan jajaran Satpol PP yang melakukan pembinaan dan penertiban tambang ilegal di Sijuk, Kabupaten Belitung, Sabtu (2/11).

Dikatakan Beliadi, karena yang dinas atau pun penertiban pada hari ini adalah pihak Satpol PP, tentunya mengarah ke ke pembinaan, dan bukan ke penegakan hukum. Namun yang terjadi kendaraan-kendaraan tersebut dirusak oleh massa yang tidak bertanggungjawab.

Dalam hal ini, Beliadi tidak mempermasalahkan para penambang atau pekerjaanya, karena Satol PP sifatnya baru melakukan pembinaan. Namun demikian, dia meminta bagi oknum yang merusak mobdin ini agar diproses secara hukum dan tidak tedeng aling-aling.

“Kita berharap kapolres segera melakukan penangkapan terhadap pelaku, setidaknya dalam tiga hari ini,” ujarnya.

Dan juga kepada masyarakat, Beliadi berharap agar tidak mudah terprovokasi. Karena ini hanyalah perbuatan oknum.

“Kenapa selama ini dilakukan razia oleh Satpol PP, karena tujuannya memang hanya untuk pembinaan, bukan untuk penegakan hukum. Kalau untuk penegakan hukum, biasanya penegak hukum yang turun ke lapangan,” kata Beliadi.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa ia tidak bermaksud menuduh. Namun kalau sampai pelakunya tidak tertangkap, jangan-jangan ada apa-apanya dengan penegak hukum.

“Tolong disikapi secara bagus, secara jelas, secara terang benderang. Supaya pelaku yang melakukan pengrusakan terhadap mobil dinas harus diproses secara hukum, dan harus segera ditangkap,” tegasnya.

Lebih kanjut ia menegaskan, tidak ada pengampunan, tidak ada pemberian maaf terhadap pengrusakan. kalau untuk pekerja yang tidak merusak, silahkan dibina dan diarahkan sebaik-baiknya.

Beliadi juga berharap agar Polda Babel bisa bergerak cepat dan menuntaskan kasus ini. “Pemerintah jangan kalah dengan aksi premanisme,” tandasnya.(belitongekspres.co.id)

Komentar

Berita Lainnya