oleh

Pasien ODP di RS Abdul Manap Jambi Meninggal Dunia, Ini Penjelasan Karo Humas

SUMEKS.CO-Jubir Gugus Depan Penanganan Covid19 Jambi, Johansyah angkat bicara soal beredarnya kabar meninggalnya seorang pasien ODP di RS Abdul Manap.

Terkait yang bersangkutan pernah memiliki kegiatan bersama dengan pasien positif corona Jambi, Johan mengatakan hal tersebut belum ditemukan kebenarannya.

Yang dapat disampaikannya sejauh ini, kata dia, Kepala Dinkes Kota Jambi memang melaporkan kepada Kadinkes Provinsi Jambi pada Selasa (24/3) pukul 23.00 ada penambahan 3 pasien, yakni 2 Orang dalam pemantauan (ODP) dan 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Dari data itu, kata dia seorang pria berusia 53 tahun, punya riwayat perjalanan ke jawa. “Khusus untuk riwayat ini sedang kita inventarisasi, jadi sebelumnya beliau memang ODP,” jelas Johansyah.

Lanjutnya, pria ini sudah dirawat di RS Abdul Manap Kota Jambi. “Dengan keterangan awal berdasarkan diagnosa surat jalan RS Abdul Manap almarhum menderita gagal jantung, dan susah bernapas, penurunan daya tahan tubuh mengarah ke stroke,” bebernya.

Ditegaskan Johansyah untuk kepastian informasi pihaknya masih menghimpun. “Itu kronologisnya, namun pasien ini belum dilakukan uji Swab, karena status awal orang ke Jawa, gagal ginjal dan mengarah stroke,” jelasnya.

Yang jelas kata Johan, untuk pasien yang positif corona di Jambi sebelumnya tetap diberikan kewaspadaan. “Artinya orang yang ikut, harus dilakukan contact tracking,” tandasnya.(tav/jambiindependent)

 

Komentar

Berita Lainnya