oleh

Pasien RSUDAM-Pengunjung Mal Berhamburan

-Nasional-1 views

BANDAR LAMPUNG – Gempa berkekuatan 7,4 SR berpotensi tsunami terjadi pukul 19.03 Jumat (2/8) malam. Getaran gempa yang berpusat di 147 km barat daya Sumur, Banten itu turut dirasakan warga Kota Bandarlampung.

Dari informasi yang dihimpun, para pasien Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) sempat diungsikan keluar ruangan saat getaran gempa terasa. Getaran gempa juga dirasakan oleh para pengunjung yang berada di gedung-gedung tinggi. Seperti di pusat perbelanjaan. Seperti di Mal Kartini, Bandarlampung, pengunjung berduyun-duyun ke luar gedung mal dan menunggu di depan kompleks Mal.

Kepanikan serupa juga terjadi di Mal Boemi Kedaton (MBK). Sebagian besar pengunjung berebutan keluar. “Bubar. Ada yang lari sampai kayaknya nggak sempat bayar habis makan itu,” seloroh Robert salah satu pengunjung di MBK kepada wartawan Jumat (2/8).

Sementara di kantor Gubernur Lampung pantauan wartawan koran ini pukul 20.18 malam kompleks kantor gubernur didatangi warga pesisir Teluk yang mengungsi karena takut gelombang tsunami menghantam.

Pantauan wartawan radarlampung.co.id, warga berkumpul di depan Balai Keratun, kompleks Pemprov Lampung. Beberapa lainnya tampak menghubungi kerabat mereka yang masih berada ditepi pantai.

Diberitakan sebelumnya,Dari informasi laman twitter resmi BMKG @infoBMKG disebutkan pusat gempa berada di lokasi 7,54 lintang selatan, 104,58 bujur timur. Atau 147 kilometer barat daya sumur, Banten. Kedalaman gempa 10 kilometer dengan kekuatan 7,4 SR. Info twitter BMKG juga menyatakan gempa tersebut berpotensi menyebabkan gelombang tsunami. “Potensi tsunai utk ditrskn pd msyrkt,” tertulis keterangan di akun twitter resmi @infoBMKG.

Sementara, situs  peringatan dini tsunami Indonesia http://inatews.bmkg.go.id/ pukul 19.30 telah telah mengeluarkan peringatan dini tsunami ke-1. (wdi/cw1/wdi)

Komentar

Berita Lainnya