oleh

Pastikan, Alumni Tak Plagiat

PALEMBANG – Mengantisipasi agar tidak terjadinya plagiat dalam pembuatan skripsi dan tesis atau tugas akhir mahasiawa. Universitas PGRI Palembang telah menyediakan mesin Turnitin, mesin ini bisa mengetahui apakah ada plagiat atau tidak pada tugas tersebut.

“Kita sewa pakai Turnitin Internasional, artinya dari mana saja mereka ambil plagiat didunia ini akan ketahuan sebab mesin tersebut bisa mencetak dunia ini. Dan ini sudah sejak lama kita sediakan,”ujar Rektor Univeritas PGRI Palembang, Dr. H. Bukman Lian ,MM. MSi usai memberikan kuliah umum dan matrikulasi mahasiswa baru Program Pascasarja (PPS) Universitaa PGRI Palembang di Aula H Aidil Fitrisyah.

Ditegaskan, lulusan universitas PGRI Palembang dipastikan hasil tugas akhir tidak ada yang plagiat. “Sebelum lulus tugas akhir atau skripsi , tesis mahasiswa wajib uji kompetensi kelayakan dengan mesin Turnitin, sampai tiga kali turnitune dengan persentase kelayakan baru bisa lulus,”tegasnya seraya mengatakan Keluaran Universitas PGRI bisa dipastikan  tidak ada plagiat dan siap mengabdi dimasyarakat sesuai kompetensi yang dimilki.

Lanjutnya, dalam pengembangan insitusi harus berjalan diatas rel artinya harus sesuai dengan aturan akademik. Kemudian regulasi-regulasi yang ada harus transparan terbuka dan arahnya menuju mutu sesuai yel-yel Universitas PGRI Palembang yakni, melaju dengan mutu sesuai sembilan kriteria, sehingga disenangi dan mendapat kepercayaan dari masyarakat.

“Tidak ada dosen yang membuat skripsi mahasiswa, yang ada dosen membimbing dan membantu mahasiswa bagaimana bisa menyelesaikan studi sesuai kemampuan dan batas waktu tanpa melebihi,”jelasnya lagi.

Lebih jauh dijelaskan, Universitas PGRI Palembang, mulai 2020 ini ijazah sudah memilki PIN Nasional, karena sesuai arahan pemerintah harus sinkron antara data mahasiswa dengan KK, KTP dan ijazah sekolah. Jadi setelah ini berjalan mahasiswa alumni tak perlu repot bawa ijazah kalau ingat PIN bisa buka dimanapun berada, bisa dicetak sehingga untuk kehilangan,  kerusakan tidak karena nomor PIN lah yang bisa,” ungkap dia.

PIN ini merupakan nomor ijazah yang dilakukan secara nasional atau seluruh Indonesia dan terdaftar di Kemendikbud. “Selama ini sudah terdaftar tapi nomor urut perguruan tinggi sekarang nomor urutnya secara nasional langsung mahasiswa dari kementrian,”terangnya lagi. 

Nomor ini sebelum dikelurkan data mahasiswa terlebih dahulu harus tertib (singkron). Seperti nama, alamat di KTP, KK dan lainnya. “Sesuai kebijakan, jika ada mahasiswa yang datanya tidak singkron hingga nomor PIN dari pusat tidak keluar, maka kita akan tunda wisudanya, hingga nomor pin tersebut keluar,”tegasnya.

Ia menegaskan, mahasiswa yang melakukan pengisian data harus benar-benar valid sesuai data dirinya hingga singkron dengan ijazah-ijazahnya baik SD, SMA, SMA. “Termasuk NIK KTP,”tukasnya.

Sementara PLT Ketua, Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang, Dr Syaiful Eddy,M.Si mengatakan, membuat tesis harus menggunakan bahasa sendiri, hingga akan jauh dari kata plagiat. “Bagi yang melakukan plagiat sangsi bukan hanya dari pihak universitas.

Sangsi dari kementrian jika melakukan plagiat bukan hanya Universitas tapi juga kementrian bahkan sangsi terberat berupa pembatalan ijazah hal tersebut sesuai permendiknas No.17 tahun 2010 pasal 12 ayat 1.

“Membuat tesis harus menggunakan bahasa sendiri, hingga akan jauh dari kata plagiat,”sarannya

Tips sukses belajar di Program Pasca Sarjana (PPS) . Niat yang tulus. Mohon restu orang tua, suami/istri, anak. Belajar secara efektip, mandiri, management waktu yang baik berpikir positif. perbanyak belajar dan membaca. “Kerjakan sekarang jangan menunggu. Perbanyak silahturahmi. Bertanyalah pada sumber yang tepat,”sarannya.

Menurut Syaiful Eddy, pihaknya akan terus mendorong mahasiswa untuk membuat jurnal sebagai akademisi. “sebagai akademisi, haruslah mampu membuat jurnal dan ini akan terus didorong terutama bagi mahasiswa S2,”sebutnya

<span;>”Jurnal -jurnal karya mahasiswa ini sudah ada yang kita publis di jurnal nasional hingga internasional,”tukasnya.(nni)

Komentar

Berita Lainnya