oleh

Pasukan Khusus Tumpas Narkoba

-Sumsel-134 views

PAGARALAM – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pagaralam akan merekrut 6.000 orang relawan yang ditugaskan secara khusus melakukan pencegahan. Peredaran Narkoba di Bumi Besemah ditargetkan dapat ditumpas sampai ke akar-akarnya.

Kepala BNN Kota Pagaralam, Andi Kurniawan mengatakan, BNN bersama Pemkot Pagaralam akan merekrut relawan dari setiap rukun tetangga (RT). Ini dilakukan sebagai tindaklanjut dari program kelurahan bebas Narkoba.

“Di tiap RT itu ada 10 orang relawan. Maka, se-Pagaralam itu nanti ada sekitar 6.000 orang relawan,” ujar Andi, ditemui setelah memberikan sosialisasi di kantor Kelurahan Rebah Tinggi Kecamatan Dempo Utara, kemarin.

Para relawan tersebut bertugas untuk melakukan pencegahan.  Mereka kata Andi, akan melakukan pendekatan dan sosialisasi langsung kepada masyarakat tentang bahaya Narkoba. “Kalau di kampung itu ada pemakai misalnya, nanti relawan akan melakukan pendekatan. Jadi tidak melulu penindakan,” katanya.

Lebih lanjut Andi mengatakan, keberadaan relawan tersebut juga akan membantu kerja dari kepolisian dan BNN. Sebab, sumber daya manusia di kepolisian maupun BNN terbatas untuk melakukan pencegahan. “Para relawan nanti akan menjadi semacam benteng di kampung masing-masing. Kita harapkan, peredaran Narkoba dapat dicegah,” ucapnya.

Dipayungi Perda

Andi mengakui, pembentukan relawan butuh payung hukum. Ini supaya keberadaan mereka legal. Maka kata dia, BNN sudah berkomunikasi dengan Pemkot melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk merancang sebuah peraturan daerah (Perda) tentang P4GN. “Perda itu nanti yang akan merumuskan tentang relawan, sehingga 2020 kita berharap para relawan sudah terbentuk,” ujarnya.

P4GN merupakan singkatan dari pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika dan prekursor serta bahan adiktif lainnya kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol.

Setelah resmi terbentuk Andi menambahkan, para relawan akan diberikan pelatihan dan pendidikan lanjutan alias Diklat. Relawan akan dilatih dan dibekali pengetahuan tentang pencegahan Narkoba. “Supaya mereka bisa bercerita banyak kepada masyarakat,” ujarnya.

Hendrianto Pasmahwijaya SE MM, Lurah Rebah Tinggi menyambut positif rencana pembentukan relawan anti Narkoba. “Kalau sudah ada petunjuk dari Kesbangpol, kita siap membantu,” ujar Hendri. (ald)

Komentar

Berita Lainnya