oleh

Pasutri Kepergok Maling Karet di Kebun PTPN 7

MUARA ENIM – Alih-alih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pasangan suami istri (Pasutri), Heli Fitriono (35) dan Suleha (32) nekat melakukan aksi pencurian getah karet di kebun milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII.

Aksi warga Desa Karang Mulya, Kecamatan Lubai Ulu, Muara Enim ini tertangkap basah oleh security di blok U9 Afdeling 1 PTPN7 Beringin Desa Sumber Mulya Kecamatan Lubai Ulu, Muara Enim, Senin (18/1) sekitar pukul 14.00 WIB.

Parahnya lagi, Heli nekat mencuri karet dikebun perusahaan plat merah dengan mengajak sang istri saat beraksi. Saat melakukan aksinya pasutri ini mengendarai sepeda motor Yamaha Mio J sambil membawa beberapa ember dan pisau sadap.

Dalam menjalankan aksinya pasutri ini begitu cekatan. Mereka sempat menggondol sebanyak 80 kg getah karet hasil kebun perusahaan BUMN tersebut. Nahasnya, saat hendak kembali melanjutkan, aksi pasutri mencuri karet dipergoki petugas security perusahaan yang sedang berpatroli keliling kebun.

Sontak saja, Heli bersama sang istri tak mampu lagi mengelak. Hingga kemudian pasangan ini pun diamankan petugas lalu diserahkan ke petugas Kepolisian Polsek Rambang Lubai.

Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar melalui Kapolsek Rambang Lubai, AKP Apriansyah ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya kedua pelaku berstatus suami istri telah dijadikan tersangka dan ditahan atas kasus pencurian dengan jeratan pasal 363 KUHP. “Kedua pelaku ditetapkan tersangka setelah mengakui perbuatannya mencuri karet diareal kebun inti milik PTPN VII,”ujar Apriansyah, Selasa (19/1).

Selain menetapkan tersangka dan menahan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti yakni sepeda motor milik pelaku. Lalu sebanyak 2 karung plastik berisi getah karet dengan berat 80 kg, 2 buah ember dan 2 pisau sadap.

“Atas kejadian pencurian ini pihak PTPN7 Beringin mengalami kerugian sebesar Rp3,5 juta,”jelasnya.(nop/ozi)

Komentar

Berita Lainnya