oleh

Patroli Pengawasan Hingga ke Tingkat PTPS

LAHAT – Dalam upaya pencegahan tindak pidana money politik di Kabupaten Lahat. Bawaslu Lahat akan melakukan patroli pengawasan hingga ke tingkat pengawas TPS (PTPS). Hal ini diungkapkan Ketua Bawaslu Lahat Andra Juarsyah SE.

Dijelaskannya bahwa pada masa tenang nantinya, Bawaslu bersama pengawas akan melakukan patroli hingga ke tingkat RT oleh PTPS. Hal ini dalam upaya pencegahan money politik oleh oknum. “Secara umum untuk tipikal pelanggaran di Lahat ialah money politik. Untuk itubkita berupaya melakukan pencegahan,” ujar Andra didampingi Paigal Firdaus anggota Bawaslu divisi pencegahan, Jumat (22/3). Usai mengikuti apel gelar pasukan Pemilu di Lapangan eks MTQ, Lahat.

Lanjutnya, saat ini juga masih minim antusias keikutsertaan pengawas independent dalam mengawasi Pemilu. Serta pengawasan yang dilakukan masyarakat masih belum begitu aktif.

Sementara untuk keamanan, Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK mengatakan, TNI- Polri siap mensukseskan jalannya Pemilu serentak ini. Ada sekitar 300 personel gabungan yang dipersiapkan untuk mengamankan jalannya pemilu.  Selain itu, pihaknya berharap agar warga mendatangi TPS dan jangan golput.

“Kami siap mengamankan pemilu, jadi warga jangan Golput,” tegasnya.

Serta ditambahkan Dandim 0405 Lahat Letkol Lav Sungudi ada tambahan satu kompi pasukan TNI dari Batalyon Inf 141 Kodam II/ Sriwijaya.  Disinggung kerawanan, diungkapkan Kapolres, Kabupaten Lahat aman dari konflik. Kerawanan lebih pada kondisi geografis. seperti letak TPS yang jauh.

Hadir dalam apel tersebut, Asisten II Suherdin, Kejari Lahat Jaka Suparna SH, ketua KPUD Lahat Nana Priana SHi, Ketua Bawaslu Lahat Andra Juarsyah SE, Dan Dodikjur Rindam II/Sriwijaya Lahat Letkol Arh Tan Kurniawan, Dan subdenpom Lettu Cpm Indra, Dan Denpal Letkol Cpl Yoyok Handoyo Amd, Karumkit DKT Lahat Mayor inf dr Fauzi Mustakman Spb, Dan Tebek Mayor Cba Choirul, Kadishub Lahat Indaharmansyah, Kaban Kesbangpol Surya Desman, Ka BPBD Lahat Marjono dan lainnya. Usai gelar apel, dilaksanakan simulasi pemilihan umum.

Ketua KPU Lahat, Nana Priana SHi MM menuturkan, simulasi tersebut bertujuan untuk mendeteksi potensi kerawanan di tempat pemungutan suara (TPS). Untuk itu sejumlah adegan diperankan, agar mengenal ancaman yang mungkin muncul saat pencoblosan.

“Kita optimis, maskipun jumlah surat suaranya banyak, masyarakat tidak akan kesulitan saat mencoblos,” tuturnya.
Dari lima kertas suara, diantaranya Capres, DPR-RI, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten Lahat. Setidaknya dibutuhkan waktu sekitar 2 menit lebih, untuk satu pemilih melakukan proses pencoblosan di bilik suara.

“Dari simulasi ini petugas pengamanan bisa melihat, kerawanan apa saja yang bisa terjadi, juga cara menanganinya,” ucapnya.

Sementara Asisten II Setda Lahat, Suherdin berharap agar pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Lahat bisa berjalan lancar dan aman.(gti)

Komentar

Berita Lainnya