oleh

PB Djarum Kerasan Garap Pembibitan Atlet Dunia

SUMEKS.CO- JAKARTA – PB Djarum kerasan menjadi produsen atlet bulu tangkis Indonesia. Mereka tidak lelah produksi pebulutangkis yang mengharumkan bangsa. Karena itu, program mencari bakat yang keliling Nusantara akan terus digalakkan. Tujuannya, menampung para bibit unggul dari pelosok negeri memiliki klub sebagai jembatan menjadi juara dunia.

Menurut Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin, dalam menjalankan misinya ini atlet berusia 11 hingga 19 tahun menjadi bidikan untuk dibina. Olehnya, pada masa ini disebut layer bawah. “Sponsor di Indonesia yang memiliki komitmen tinggi di layer bawah terhadap sebuah cabang olahraga itu sangat sedikit. Banyak memang yang menaruh minat pada liga-liga elite, tapi kita lupa bahwa kita juga membutuhkan layer bawah yaitu pembinaan di usia dini. Mereka lah yang bakal menggantikan atlet-atlet di gelanggang elite tersebut,” terang Yoppy dalam acara bincang media secara virtual.

Acara ini juga di diramaikan para legenda bulu tangkis Indonesia. Sebut saja Christian Hadinata (Tim Penasihat PB Djarum), Hariyanto Arbi (Ketua Komunitas Bulutangkis Indonesia), Fung Permadi (Manager Team PB Djarum). Kemudian tampak juga perwakilan atlet PB Djarum Bernadine Anindya Wardana (asal Klaten, Jawa Tengah) dan Radithya Bayu Wardhana dari Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Dikatakan Fung, PB Djarum dalam membina atlet juga mengedepankan sport science. Sport science di PB Djarum mencakup fisioterapi, pelatihan fisik, dan kecukupan nutrisi. Namun, keberhasilan sports science yang diterapkan klub juga bertumpu dari tekad besar seorang atlet untuk menjadi jawara di masa mendatang.

Karena itu, Christian Hadinata berharap banyak kepada atlet muda masa kini. Mereka diharapkan bisa melewati capaian atlet masa lampau. Mengingat, mereka memiliki kelebihan akses terhadap fasilitas maupun informasi. “Saya mulai latihan di  umur lima tahun, saya ingin jadi juara All  England dan juara olimpiade,” sahut atlet muda PB Djarum asal Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Radithya Bayu Wardhana bersemangat.(kmd)

Komentar

Berita Lainnya