oleh

PDP Corona Asal Kaur yang Meninggal Ternyata Baru Pulang dari Bengkulu

SUMEKS.CO-Satu warga yang merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Hasanuddin Damrah (RSUDHD) Manna Bengkulu Selatan (BS) meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan BS, Siswanto SSos MSi didampingi Direktur RSUDHD Manna BS, dr Emrusmadi SPB membenarkan adanya satu pasien PDP yang dirawat meninggal dunia. “Ya ada satu pasien PDP meninggal dini hari tadi ,” katanya.

Dikatakan Emrusmadi, pasien PDP yang meninggal tersebut, dengan inisial Th (54), warga Kabupaten Kaur. Yang bersangkutan dirawat di RSUDHD di ruang isolasi sejak 4 April lalu. Namun dinihari tadi menghembuskan napasnya yang terakbhir sekitar pukul 01.45 wib.

Sebelumnya, almarhum mengalami sakit dengan gejala yang diduga menyerupai virus corona alias covid-19. Bahkan saat dirawat di ruang isolasi RSHD Manna, Th sudah berstatus PDP. Kemudian yang bersangkutan dibawa pulang oleh keluarganya. “Subuh tadi jenazah almarhum dibawa pulang oleh keluarganya ke Kaur untuk dikebumikan di Kaur,” terang Emrusmadi.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Bengkulu, H. Herwan Antoni, SKM, M. Kes, “Yang meninggal di RSUD Hasanudin Damrah kalau kami lihat dari data yang dilaporkan, ini dia punya riwayat komorbid, artinya ada penyakit kronia yang sudah dimiliki yaitu salah satunya diabetes,” sampai Herwan.

Kepala RSUD Damra Hasanuddin, Emrusmadi, di Bengkulu, Rabu (8/4/2020) membenarkan ada seorang pasien PDP Covid-19 meninggal dunia setelah menjalani perawatan beberapa hari di rumah sakit tersebut.

Dijelaskan, pasien asal Kaur berusia 50 tahun ini, masuk RSUD Damra Hasanuddin, Bengkulu Selatan, berstatus PDP viruscorona pada 4 April lalu dan menjalani perawatan secara intensif di ruang isolasi sesuai protap penangganan pasien Covid-19.

Pasien saat masuk rumah sakit mengalami demam tinggi, tenggorokan sakit, dan kepala pusing. Sebelum dinyatakan sebagai PDP, warga Kaur ini baru kembali dari Bengkulu.

“Kita belum bisa memastikan pasien ini positif Covid-19 karena uji sampel belum keluar dari laboratorium, tapi pasien sudah meninggal dunia. Jenazah pasien PDP sudah dimakamkan di Kaur sesuai SOP penanganan kasus virus corona,” ujarnya.

Dengan meninggalnya pasien PDP asal Kabupaten Kaur ini, maka pasien PDP Covid-19 yang meninggal dunia di Bengkulu, tercatat menjadi 5 orang dari sebelumnya 4 orang. Sedangkan pasien positif terpapar virus corona yang meninggal dunia tercatat 1 orang.

Dengan demikian, sampai saat ini ada 5 orang warga di Bengkulu yang meninggal karena virus corona. Satu pasien positif COvid-19 yang meninggal dunia dua pekan lalu, adalah anggota Jamaah Tabligh asal Lampung.

Sedangkan 4 orang pasien PDP virus corona yang meninggal dunia merupakan warga Kota Bengkulu dan Kaur, serta satu orang karyawan bank di Bengkulu asal Palembang, Sumsel.(rb/be/beitasatu)

 

Komentar

Berita Lainnya