oleh

Peduli Gajah, Pemuda- Pemudi Lahat Minta Dikembalikan

LAHAT – Puluhan pemuda – pemudi yang tergabung dalam Komunitas Peduli Lembah Serelo. Menggelar aksi longmarch dan mimbar bebas di Halaman Pemda Lahat, Senin (1/4). Mereka meminta agar delapan gajah dari Pusat Pelatihan Gajah BKSDA Seksi II, Kecamatan Merapi Selaran yang “dievakuasi” ke Padang Sugihan Banyuasin dikembalikan.

Koordinator Aksi, Hariyanto menegaskan agar gajah tersebut dapat dikembalikan ke Lahat. Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor.SK.737/Menhut11/2009. Tentang Penetapan Kawasan Hutan Suaka Alam/Pusat Latihan Gajah, Kelompok Isau-Isau, di wilayah Provinsi Sumatera Selatan, seluas 210 hektar.

Lalu menuntut agar pemerintah daerah dalam hal ini Bupati menjadi pioner. Dalam menjaga kawasan hutan suaka alam yang menjadi pusat Latihan Gajah. Agar terbebas dari kegiatan yang dapat mengakibatkan perubahan terhadap keutuhan kawasan suaka alam sesuai amanah UU No.5 tahun 1990. Tentang Konservasi Suumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Dimana dalam Pasal 21 ayat 2 huruf e. Setiap orang dilarang mengeluarkan satwa yang dilindungi dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam dan di luar lmlonesia,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lahat Cik Ujang SH mengatakan bahwa pihaknya sangat senang adanya pelatihan gajah. Dan Pemkab Lahat tidak pernah memindahkan gajah-gajah tersebut. Karena Pemkab Lahat terus berupaya untuk menghidupkan wisata Lahat ini.

Lanjut Bupati Lahat, bahwa akan memanggil pihak BKSDA dan membahas bersama-sama terkait soal gajah tersebut.

Usai mendapatkan penjelasan dari Bupati Lahat, puluhan massa tersebut meninggalkan halaman Pemda Lahat dengan tertib, aman dan kondusif.

Sementara Kepala BKSDA wilayah II Martialis, saat ini dievakuasi sementara karena ada permasalahan lahan. Evakuasi memang sememtara tapi memang menunggu kondisi benar – benar kondusif dalam artian penanganan kasusnya sudah selesai.

“Karena memang saat ini belum ada perkembangan terkait kasus penyerobotan lahan pusat pelatihan gajah tersebut,” tukasnya.(gti)

Komentar

Berita Lainnya