oleh

Peduli Warga Kurang Mampu, Kapolda Sumsel Bantu Korban Laka

SUMEKS.CO – Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri S, MM membantu warga kurang mampu korban kecelakaan lalu lintas tahun 2019, Rusiyah (34), warga Sungai Tenang, Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus, Palembang untuk dilakukan pemeriksaan dan pengobatan di RS Bhayangkara Palembang, Senin (14/09/2020).

Berawal dari postingan permohonan bantuan pengobatan yang ditujukan kepada Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Kapolda Sumsel yang diceritakan langsung oleh Ayah korban yaitu Akip (73) yang berisi  “Aku Minta Tolong Kawan Aku Bisa Dak Masuki di HP Anak Aku Ini Ada Jalan Keluarnya, tujuan Bapak Gubernur dan Bapak Kapolda, minta tolong berobat.

Korban Rusiyah mengalami kecelakaan lalu lintas tahun 2019 yang mengakibatkan dirinya mengalami patah kaki sebelah kanan dan tangan sebelah kanan. Sudah dioperasi tahap awal dipasang pen di RS Pangkal Pinang menggunakan biaya asuransi kecelakaan.

Setelah menjalani operasi awal pemasangan pen tersebut akan dicabut melalui operasi kedua, untuk tahap penyembuhan secara permanen. Atas saran dan petunjuk dokter yang menangani, berobatlah dirinya di RS terdekat untuk mengangkat pen tersebut menggunakan biaya BPJS.

Setelah berobat separuh jalan BPJS tidak dapat dipergunakan lagi karena dinon-aktifkan, sehingga tidak dapat melanjutkan operasi tahap kedua. Keadaan Rusiyah memburuk setelah terjatuh dari kamar mandi dan keadaan kakinya sekarang membengkak, selalu merintih kesakitan pasca terjatuh tersebut. Karena tidak ada biaya pengobatan di Rumah Sakit karena mengingat Rusiyah warga yang tidak mampu.

Kabid Humas Kombes Pol Drs Supriadi, MM mengatakan, hal ini merupakan kepedulian dan keprihatinan Kapolda Sumsel atas apa yang yang menimpa korban dan ingin membantu menolong korban tersebut.

“Sehingga Kapolda memerintahkan Kepala RS Bhayangkara untuk menurunkan anggota dan Tim Medis RS Bhayangkara menjemput ke rumah korban dan segera dilakukan tindakan untuk dilakukan pemeriksaan dan pengobatan serta perawatan,” beber Supriadi.

Di UGD RS Bhayangkara Palembang dilakukan pengecekan daerah-daerah yang dikeluhkan pasien pergelangan tangan dan paha kanan yang sudah dilakukan pemasangan pen, kemudian dilakukan pemeriksaan laboratorium foto ronsen ulang.

“Lalu dikonsultasikan ke Dokter Ortopedi untuk rencana pengangkatan pen nantinya. Untuk semua biaya menggunakan fasilitas RS Bhayangkara Palembang dan ini gratis tidak dipungut biaya apapun,” tutupnya.(dho)

 

Komentar

Berita Lainnya