oleh

Pegawai Dishub dan Sekwan Di Begal

PALI – Kejahatan jalanan tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas) alias begal kembali terjadi di wilayah Bumi Serepat Serasan. Korbanya, dua Nopri (25), pegawai di Dinas Perhubungan (Diahub) dan Arina (23), pegawai di Sekertaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kejadian yang dialami dua warga Desa Persiapan Jerambah Besi, Kecamatan Talang Ubi ini, berlangsung Kamis (27/2) sekitar pukul 17.00 WIB, di Jalan Simpang Raja-Desa Peraiapan Jerambah Besi, ketika keduanya hendaka pulang kerumah usai berkerja.

Berawal, saat Nopri mengendarai sepeda motor Honda Beat warna pink, bernopol BG A 6058 XX miliknya membonceng korban Arini. Tiba-tiba datanglah dua pelaku memepet sepeda motornya dari belakang, sembari mengacungkan senjata tajam (sajam) jenis prang ke tubuhnya.

Merasa terancam, akhirnya kedua korban memilih untuk berhenti dan terpaksa merelakan sepeda kotor kesayanganya dirampas pelaku begal. Tak hanya itu heandpone milik Arini tak liput diambil kedua pelaku begal.

Menurut keterangan Nopri, bahwa pelaku berjumlah dua orang dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna putih dengan sebagian besar body motor itu sudah dilepas oleh pelaku agar tidak mudah terlacak.

“Kedua pelaku tidak memakai topeng.  Pelaku langsung memepet motor kami dan langsung mengacungkan parang panjang dan meminta kami untuk segera berhenti,” ungkap Nopri, Jumat (28/2).

Heandpone dirinya berhasil selamat, lantaran saat pelaku memaksa mengambil sepeda motor miliknya, dirinya keburu melempar heandpone tersebut ke tengah semak-semak salah satu kebun warga setempat.

“Handphone saya langsung saya lempr ke semak-semak, tapi handphone teman saya dirampas mereka dan pelaku langsung kabur membawa sepeda motor dan handphone kami. Kemudian saya cari handphone yang dilempar tadi dan menelepon keluarga di rumah,” jelasnya.

Sementara, Kapolsek Talang Ubi Kompol Yuliansyah membenarkan, adanya kejadian tersebut. Dan pihaknya langsung olah TKP dan mengumpulkan barang bukti di sekitar TKP, serta mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi.

“Mudah-mudahan semua pelakunya berhasil ditangkap secepatnya. Karena anggota kita sedang melakukan pengejaran. Untuk itu kami meminta doa agar kasus yang sering meresahkan masyarakat itu bisa diungkap,” tegasnya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya