oleh

Pegawai Peternakan Ayam Diduga Gantung Diri

MUSI RAWAS – Pegawai ternak ayam yakni FN (20) diduga nekat menghabisi nyawanya dengan cara gantung diri di dalam kandang ayam. Kejadian itu diketahui oleh rekan-rekannya sesama pegawai ternak ayam, Sabtu (23/1) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kapolres Mura, AKBP Efrannedy melalui Kapolsek STL Ulu Terawas, Iptu Arpan menjelaskan saat itu enam orang rekan korban hendak memberi makan ayam yang berada dikandang nomor enam. Tak lama kemudian, mereka menciun bau busuk seperti bau bangkai. Dan mereka berusaha mencari asal bau tersebut.

“Dan menemukan rekan mereka yakni FN sudah meninggal dengan posisi tergantung didalam kandang ayam nomor enam pakai tali tambang dengan kondisi tubuh sudah membusuk,” ungkapnya.

Korban diketahui bekerja dikandang ayam milik H Mujiono di Desa Babat, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Mura. Korban sendiri merupakan warga asal Singkut, Kabupaten Sarolangunn, Jambi.

Dari keterangan Purwano yang merupakan Kepala kandang ternak ayam menyebutkan kalau korban sudah dua tahun bekerja menjadi pegawai ternak ayam.“Korban telah menghilang sejak tiga hari yang lalu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, korban diketahui sejak Kamis (21/1) sekitar pukul 12.00 WIB sudah tidak kelihatan lagi. Lalu Purwanto mencoba mencari korban dengan menghubungi orang tua korban yang berada di Singkut. Namun tidak didapat informasi mengenai dimana keberadaan korban. Dan pada Sabtu (23/1) sekitar pukul 15.30 WIB ditemukan sudah gantung diri.

“Saat Purwanto bersama dengan rekan-rekannya yakni Riadi, Hermawan, Nanang, Suyat mau memberi makan ayam dikandang nomor enam, mencium bau busuk,” terangnya.

Lantas mereka mencoba mencari asal bau tersebut. Lalu FN ditemukan sudah meninggal dengan posisi tergantung didalam kandang ayam nomor enam menggunakan tali tambang. “Kondisi tubuh sudah membusuk. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke puskesmas STL Ulu Terawas untuk dilakukan visum,” pungkasnya. (cj17)

Komentar

Berita Lainnya