oleh

Pelaku 3C, Dihujani Timah Panas

-Video-301 views

PALEMBANG – Dua pelaku spesialis Pencurian dengan Pemberatan yang sering beraksi di wilayah kota Palembang, berhasil dibekuk tim Opsnal gabungan Satreskrim Polresta Palembang, yang dipimpin Kanit Pidum Iptu Tohirin, pada Kamis (14/2) malam.

Kedua pelaku diketahui bernama Hendra Cipta Irawan (35) alias Bondan dan Wendi (29), warga jalan Kemas Rindo RT 12 RW 01 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Seberang Ulu I Palembang.

Salah satu pelaku bernama Hendra Cipta Irawan alias Bonda, saat dilakukan penangkapan dirumahnya, pelaku mencoba kabur, sehingga membuat petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dilumpuhkan dengan dua butir timah panas dikaki kirinya.

Berdasarkan informasi yang didapat, kedua pelaku tak hanya melakukan aksi Pencurian dengan Pemberatan dengan membobol rumah. Namun juga kedua pelaku sering melakukan tindak kejahatan jalanan lainnya seperti Curas, Curat, dan Curanmor (3C), di berbagai kawasan kota Palembang.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, di dampingi Kanit Pidum Iptu Tohirin, membenarkan pihaknya sudah berhasil menangkap dua tersangka yang terlibat dalam aksi Curat, Curas, dan Curanmor.

Menurutnya, sebelum berhasil menangkap kedua tersangka, anggotanya terlebih dahulu meringkus seorang DPO residivis 3C yang merupakan rekan kedua tersangka, yang sudah dibawa kerumah sakit Bhayangkara Polda Sumsel.

“Sebelumnya kita tangkap plaku residivis rekan pelaku. Alhamdulillah sekarang berhasil menangkap dua pelaku lagi yang merupakan tersangka komplotan dari pelaku utama. Kedua tersangka ditangkap tanpa perlawanan, namun satu pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas, lantaran hendak kabur saat ditangkap,” ungkap Yon Edi Winara, saat gelar perkara di halaman Mapolresta Palembang, Lanjut Yon, terdapat ada sekitar 8 sampai 10 perkara tindak kejahatan 3C yang sudah terdeteksi dilakukan oleh komplotan tersangka.

“Saat ini kita masih akan memperdalami lagi danmengumpulkan bukti-bukti lain, sertamengembangkan lagi apakah masih ada kasus perkara-perkara lainnya yang dilakukan komplotan tersangka ini,” sambungnya

Dari tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor, satu buah senjata api rakitan (Senpira) jenis Revolver dan 4 butir peluru (amunisi) dan lainnya. Atas ulah pelaku, sambung Yon, tersangka akan dijerat pasal 1 ayat 1 UU. No. 12 tahun 1951 “Tersangka akan di jerat pasal berlapis, 363, 365 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara,”tandasnya (nni)

Komentar

Berita Lainnya