oleh

Pelaku Pembunuhan Sadis di Penginapan Dewi Residen 2 Warga OKI

SUMEKS.CO – Polisi masih mengejar pelaku pembunuhan terhadap korban Ayu, yang dibunuh dan dikarungi di Penginapan Dewi Residen 2, Pangkalpinang, Sabtu (14/11) lalu.

Dari hasil otopsi, diperkirakan korban Ayu sudah dibunuh 5 hari sebelum ditemukan, atau sekitar 10 November 2020. Sebagaimana hasil otopsi mayat korban yang juga ditemukan beberapa bekas kekerasan.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra mengatakan, korban sengaja dibunuh dan dimasukkan dalam karung. Ditemukan beberapa bekas tindak kekerasan dengan rusuk dada patah dan dalam keadaan tersekap. Mayat korban juga ditemukan bekas lilitan jilbab yang diduga dibekap oleh pelaku sebelum dimasukkan dalam karung dan membusuk.

”Hasil otopsi korban diperkirakan meninggal pada tanggal 10 November. Ada beberapa tanda kekerasan, diduga dia dibekap dan diinjak di dalam kamar tengah dengan adanya bercak darah di TKP. Kemudian pelaku ke belakang mengambil karung yang sudah disiapkan,” jelas AKP Adi Putra, Kamis (19/11).

Ditambahkan mantan Kapolsek Bukit Intan ini, ada beberapa saksi melihat korban masuk ke dalam kamar penginapan bersama pelaku. Pelaku juga sempat terlihat mengambil karung dan membakar peralatan korban.

“Setelah mendapat keterangan saksi dan bukti petunjuk, kami tetapkan pelaku dan jadikan DPO (Daftar Pencarian Orang). Yakni, Abdullah Yahya (31) warga Desa Kuta Raya, Kayu Agung, OKI, Sumsel. Pelaku saat ini sudah kita kunci keberadaannya di OKI,” urainya.

Pihaknya juga menerjunkan personel dan mdnguatkan tim dari tanggal kejadian hingga saat ini. Tim juga bekerjasama dengan Jatanras Polda Sumsel dan Buser Polres OKI. Pasalnya, tim sedikit kesulitan mencari pelaku di wilayah orang lain. Apalagi, berbeda karakteristik dan pelaku sudah mengantisipasi melarikan diri.

“Setelah melakukan beberapa upaya dan cara kami sudah mendapat titik terang pelaku, dan mulai bergeser ke arah pinggir OKI. Tim sudah mengejarnya dan mengamankan motor korban yang dia gadai senilai Rp3,5 juta modal melarikan diri. Menurut informasi pelaku sudah ada di OKI pada tanggal 11 November,” jelasnya lagi.

Rencananya pelaku akan bergerak lari menuju Bakeuhuni menuju Jakarta. Namun, tim memastikan pelaku belum bergeser. Pihaknya sudah mengunci dan memblok pelaku agar tidak lari kemana-mana.

“Semoga besok atau malam ini, pelaku berhasil kita amankan. Saya juga akan berangkat menyisir tempat itu. Sudah kita perintah atasan tim tidak akan pulang ke Bangka ini sebelum pelaku ditangkap hidup atau mati,” tegasnya.

“Doakan kami untuk membuka misteri pembunuhan ini sehingga menjadikan Pangkalpinang kembali kondusif,” tutupnya.(tob)

Komentar

Berita Lainnya