oleh

Pelaku Penyiraman Air Keras ini Ditangkap

PALEMBANG – Tim gabungan Unit Pidana Umum (Pidum) dan Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Satreskrim Polrestabes Palembang meringkus tersangka Apriyandi Maherta (26), pelaku penganiayaan terhadap sopir angkot Andriyansyah (29). Tersangka ditangkap di rumahnya, Kamis (15/10) sekitar pukul 13.00 WIB.

Penganiayaan itu terjadi di Jembatan Kencong samping Stasiun Kereta Api Kertapati Palembang, Rabu (14/10) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasubag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene telah membenarkan sudah mengamankan pelaku penganiayaan atas nama Apriyandi Maherta. Saat ini kasus sedang ditangani.

Menurut, Irene kejadian tersebut berawal dari pelakunya yakni, Apriyandi Maherta (26) yang juga sepropesi sebagai sopir angkot ini, diburu polisi setelah mendapat laporan korban Andriyansyah (29) yang terluka bakar akibat siraman air keras (cuka para).

Peristiwa penganiayaan itu berawal saat tersangka Apriyandi bertemu  korban di TKP. Lalu korban mengatakan kepada tersangka bahwa penumpang seorang ibu-ibu sedang berjalan seolah-olah mendekati angkot yang dikemudikan tersangka. Korban berkata bahwa ibu-ibu tidak akan naik mobil tersangka. Ternyata perkataan korban membuat tersangka tersinggung dan sempat terjadi adu mulut.

“Awalnya cekcok mulut bae, kareno pelaku dak terimo aku omongi penumpang ibu itu Idak nak naik ke mobilnyo. Lalu aku pegi, nongkrong tempat biaso dengan kawan di Jembatan Kencong,” kata korban Andriyansyah.

“Aku lagi duduk santai, tibo-tibo datang tersangka langsung nyiram ke cuko para. Sempat aku tangkis pakai tangan, sudah itu aku langsung lari karena meraso panas keno cuko para itu,” tutupnya. (dey)

Komentar

Berita Lainnya