oleh

Pelanggar Mayoritas Tak Berhelm

MUARA ENIM – Operasi Zebra yang dilakukan Satlantas Polres Muara Enim dapati 498 pelanggaran dalam enam hari. Sebagian besar pelanggaran yang dilakukan adalah tidak mengenakan Helm ataupun menggunakan helm tidak SNI

Kasatlantas Muara Enim, AKP Feby Febriyana mengatakan dalam enam hari sejak dilaksanakan operasi zebra sudah didapat 498 pelanggar. “Sebagian besar karena tidak menggunakan Helm SNI bahkan tidak menggunakan Helm sekalipun,” ujarnya saat ditemuibdi ruang kerjanya.

Lanjutnya, untuk pelanggaran tidak menggunakan helm sebagaimana mestinya ada 157 pelanggar diikuti dengan pelanggaran karena tidak memiliki kelengkapan surat berkendara. “Untuk pelanggaran roda empat, yakni tidak menggunakan safety belt dengan 16 pelanggar dan 19 pelanggar melawan arus lalu lintas,” tuturnya.

Untuk pelanggaran surat izin mengemudi sebagian besar dilakukan oleh anak anak yang masih di bawah umur. “Mohon kepada orang tua jangan asal memberikan izin kepada anak anak untuk mengedarai kendaraan bermotor,” bebernya.

Oleh karenanya, Feby meminta kepada masyarakat untuk mematuhi aturan yang ada mengenai aturan berlalu lintas. “Lengkapi surat menyurat, dan kelengkapan kendaraan, semua yang kami lakukan ini untuk kebaikan semua pengendara,” terangnya.

Saat ditanyakan, apakah operasi zebra mempengaruhi jumlah pemohon sim dirinya mengaku tidak berpengaruh, karena pelanggaran SIM sebagian besar anak anak. “Jumlah pemohon sim masih normal, perhari sekitar 50 pemohon dan hari jumat sekitar 25 pemohon,” tukasnya.

Sementara itu, Marisa Melina mengaku membuat SIM untuk kenyamanan berkendara dan terhindar dari tilang. “Biar tidam was was, lagi pula itu memang kewajiban bila berkendara,” pungkasnya. (Way)

Komentar

Berita Lainnya