oleh

Pelantikan ‎DPRD Muratara di Warnai Intrupsi

-Sumsel-153 views
MURATARA – Pelantikan 25 anggota terpilih DPRD Kabupaten Muratara, Senin (30/9) sekitar pukul 15.00 WIB, di warnai hujan itrupsi. Ketua DPRD Muratara Epriyansah mengambil keputusan, menunda sementara pengumuman posisi wakil ketua I DPRD Muratara yang dianggap masih menimbulkan kontroversi.
Awalnya Rapat Paripurna, Pengucapan sumpah janji anggota DPRD Muratara 2019-2024 berjalan lancar.‎ Namun saat pertengahan ketika sidang hendak mengumumkan siapa yang menjadi wakil ketua I DPRD Muratara, Amri Sudaryono dari partai Demokrat melakukan intrupsi.
Dia mengungkapkan, dari Partai Demokrat ada rekomendasi dari DPW Partai Demokrat Provinsi Sumsel, yang menunjuk dirinya menjadi wakil ketua I DPRD. Surat rekomendasi itu dianggap membatalkan Sukri Alkap yang menjabat selaku ketua DPC Demokrat untuk menempati posisi wakil ketua karena DPC harus tunduk terhadap DPW.
“Memang benar saya tadi intrupsi dan cuma mau mengingatkan sekaligus klarifikasi mengenai rekomendasi dari Parpol. Saya mendapat rekomendasi dari DPW yang ditembuskan ke DPP, jadi saya menaati saja karena diamanatkan Parpol menjadi wakil ketua,” bebernya.
Amri mengatakan, seharusnya permasalahan ini bisa diselesaikan di tingkat internal partai. Namun jika tetap dilakukan pelantikan terhadap ketua DPC Demokrat saat ini, tentunya kondisi itu otomatis akan merugikan dia. “Intinya di ini bukan tempat kita mencari kepuasan, tapi kita akan koordinasi lagi dan diselesaikan di tingkat internal,” bebernya.
Mendapat intrupsi tersebut, ketua DPRD Terpilih efriyansah langsung menengahi dan meminta sekertaris Sekwan untuk membacakan secara langsung keputusan DPW Demokrat tersebut. Selanjutnya, ketua DPRD memutuskan untuk menunda pengumuman wakil ketua I DPRD Muratara.
“Inilah dinamika politik, partai Demokrat nanti silakan diselesaikan dulu permasalahan di tingkat yang lebih tinggi dalam artian harus ada keputusan DPP. Kondisi ini akan tetap kami tunggu dan kita belum bisa mengumumkan siapa wakil ketua I,” kata ketua.
Kondisi itu sempat membuat suasana Rapat Paripurna menjadi ramai‎. Namun ketua DPRD Muratara, menegaskan akan tetap menunggu hasil dari DPP Partai Demokrat. “Saya minta permasalahan ini jangan terlalu lama di selesaikan karena kita akan secepatnya membentuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD)‎,” tutupnya singkat.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya